Selasa, 02 Juni 2015

Day 15 Barcelona - Spanyol (Euro Trip 2015)

Sekitar jam 6 pagi kami sampai di terminal bus Barcelona Nord setelah menempuh perjalanan kurang lebih 7 jam dengan bus malam ALSA dari Madrid sebelumnya. Karena diluar masih gelap kita stay dulu di terminal bus, sekalian ke informasi untuk menanyakan tempat pemberhentian bus Megabus. Karena lusa kami akan naik bus Megabus dari terminal ini menuju Paris. Sekitar jam 7.30 kita keluar dari terminal dan menuju stasiun metro terdekat. Di stasiun metro ini kami membeli tiket metrobus (tiket yang bisa digunakan untuk naik metro/bus sebanyak 10 kali) seharga 10 Euro dimesin penjual tiket. Setelah tiket metrobus ditangan kita langsung menuju hostel dengan metro.

Setibanya di Hostel kita langsung disambut dengan sangat ramah oleh resepsionisnya, seorang wanita muda yang cantik. Kami menginap di Hostel ELLA, hostel ini merupakan salah satu hostel terbaik di Barcelona. Bersyukur kita dapat memesan kamar di hostel ini, karena hostel ini sering penuh. Karena kamar kami belum tersedia pagi ini, jadinya kita belum bisa check in. Tapi resepsionisnya dengan baik hati mempersilakan kami mengambil makanan yang sudah disediakan untuk sarapan. Hostel ini adalah salah satu hostel terbersih dan ternyaman yang kami inapi selama Euro trip kami ini. Kamar mandinya super bersih, ruang tengahnya cozy dan ada komputer yang disediakan untuk kita. Ada juga taman untuk tempat bersantai dan wifi nya kencang. Kamarnya sendiri cukup luas dengan kasur yang nyaman dan bersih. Setelah sarapan kita beres-beres dan siap-siap untuk menjelajahi kota Barcelona. Seperti biasa koper kita titipkan ke resepsionis.
Taman hostel.
Ruangan komputer hostel.
Cozy hostel.
Saat kami keluar pintu hostel, tiba-tiba ada seorang pemuda ganteng menyapa kami. Ternyata dia adalah tour leader dari free walking tour yang disediakan oleh Hostel Ella setiap harinya. Dia dengan ramah menawarkan kami untuk ikutan. Wah tawaran yang menarik, tapi karena hari ini kami pengen santai jalan-jalannya jadinya kami tolak dulu. Makin senang saja dengan hostel ini karena ada free walking tournya juga. Pagi ini kami akan mengunjungi Gereja Sagrada Famili yang sangat fenomenal itu. Salah satu rancangan arsitek Gaudi yang sampai hari ini masih dalam tahap penyelesaian. Keluar dari stasiun metro Sagrada Familia, kita langsung dapat melihat megahnya gereja gotik ini. Sungguh mencengangkan melihat model arsitektur gereja ini. Kita cukup puas menikmati gereja ini dari luar karena masih banyak objek yang ingin kita kunjungi hari ini.
Sagrada Familia
Hot
Gaudi masterpiece
Barcelona with love.
Dari Sagrada Familia kami lanjut ke Park Guell, yaitu taman yang juga dirancang oleh Gaudi. Park Guell terletak didaerah perbukitan kota Barcelona. Perjalanan dengan metro sekitar 30 menit. Waktu dalam metro ini kami melihat seorang turis asal Korea kecopetan, kasian sekali melihatnya. Siang hari kita sampai disana, ternyata cuaca cukup terik di sana jadinya kita merasa salah kostum karena masih pake jaket he..he.. Barcelona lebih hangat dibandingkan kota-kota Eropa lainnya, karena letaknya memang diselatan. Kami menghabiskan waktu cukup lama di Park Guell. Karena taman ini cukup luas untuk diexplore. 
Otw dari stasiun metro ke Park Guell.
Menikmati taman di Barcelona.
Gaudi house
Uniknya Park Guell
Lorong-lorong di Park Guell.
Kami sempat ketemu seorang bule Perancis yang menyapa kami dan menawarkan bantuan untuk memfoto kami berdua. Kaget juga, biasanya kita yang minta tolong orang, ini malah kebalikan dia yang nawarin. Ya uda kita senang-senang aja, pas foto, dia langsung bilang satu, dua, tiga.. Wow surprise pas tau kalo ni bule bisa bahasa Indonesia. Akhirnya kita ngobrol, dia cerita kalo dia surfer dan uda beberapakali ke Indonesia. Dia uda pernah ke bali, lombok dan mentawai. Pas bilang mentawai, kita langsung kaget lagi dan cerita kalo kita asalnya dari Padang kota terdekat dari mentawai. Obrolan jadi makin seru ketika dia cerita tentang Padang, Bukittinggi dan sate he..he.. Dia memuji bagaimana indahnya negeri Indonesia dengan pantai dan ombak yang keren. Bangganya..wonderful journey with wonderful people.
Difotoin.
Gayanya...he..he..
Saltum biarin deh.
Setelah puas menikmati suasana taman yang unik di Park Guell, kami lalu naik bus ke Placa de Catalunya. Placa de Catalunya adalah pusat kota atau alun-alun dari kota Barcelona. Perjalanan dengan bus dari Park Guell ke Placa de Catalunya sekitar 1 jam. Sampai di Placa de Catalunya sore hari, sambil menikmati sore saya asyik bermain dengan burung-burung merpati yang ada di sana. Lalu kami melihat ada tenda pendaftaran untuk acara maraton yang akan diadakan 2 hari lagi (hari Minggu) di Placa de Catalunya. Wah karena kita masih di Barcelona hari Minggu itu, jadinya pengen ikutan. Apalagi pendaftarannya terbuka untuk siapa saja dan gratis. Bang Tomi paling semangat untuk ikutan he..he.. Saya mah niatnya pengen foto-foto aja tar karena memang ga bawa sepatu lari.
Main merpati yang jinak di Placa de Catalunya.
Placa de Catalunya
Daftar untuk acara maraton di Barcelona.
Ini yang paling semangat untuk maraton.
Setelah mendaftar kami lalu jalan-jalan keliling daerah Placa de Catalunya. Jalanan di daerah ini mengingatkan saya denga jalan Orchard Singapura. Karena jalanan yang luas, lalu tempat berjalan kaki yang luas dimana dikiri kanannya terdapat toko-toko dengan brand-brand ternama. Saya tertarik sekali dengan brand desigual yang merupakan brand asli Barcelona. Pas sekali saat saya disana, mereka lagi mengadakan diskon 25% all item. Jadilah saya belanja he..he.. Serunya lagi di butik desigual ini menyediakan cemilan coklat dan minuman bir buat costumernya. Ini membuat Bang Tomi betah nunggu, selagi saya belanja dia ngemil coklat, tapi ga minum bir, haram.. Sebenarnya ada juga produk untuk prianya, tapi si abang ga suka.
Ada yang happy abis shopping he..he..
Puas belanja-belinji di desigual, kita lalu mencari restoran buat makan. Karena males jalan, didepan butik desigual kita melihat ada KFC. Ya uda kita makan aja disana. Karena uda capek, sehabis makan kita putusin buat balik ke hostel dan beristirahat. Nyampe di hostel ternyata koper kita sudah dimasukkan ke kamar. Wah pelayanan yang baik sekali walau cuma nginap di hostel tapi pelayanan mereka ga jauh berbeda dengan hotel berbintang. Next saya akan cerita gimana serunya pengalaman kami menjelajahi salah satu karya Gaudi yang ternama yaitu La Pedrera (Casa Mila) di Barcelona. Ikuti postingan berikutnya ya.

Semoga bermanfaat..!!

Senin, 01 Juni 2015

Day 14 Tour Bernabeu - Madrid (Euro Trip 2015)


Pagi ini kita bersiap-siap untuk check out dari Hotel Naranjos II tempat kita menginap di Madrid. Karena nanti malam kita akan melanjutkan perjalanan dengan bus malam ALSA ke Barcelona. Tapi karena masih punya waktu seharian di Madrid tentu kita manfaatkan sebaik mungkin. Selesai check out, koper kita titipkan ke resepsionis hotel, agar jalan-jalannya ga keganggu. Hari ini memang sudah direncanakan kita akan ke Stadion Bernabeu, kandangnya klub bola Real Madrid. Ya suami saya adalah salah seorang fans berat klub bola ini dan kota Madrid adalah kota pilihannya untuk kita kunjungi dalam perjalanan kali ini. Malah dia mewajibkan saya untuk memasukkan kota Madrid dalam itinerary he..he.. Alasannya tak lain dan tak bukan untuk bisa ke stadion Bernabeu dan ikut Tour Bernabeu, syukur-syukur bisa lihat Madrid bertanding di sana. Tapi sayang saat kita di sana, sedang tidak ada pertandingan.

Keluar dari hotel kita baru ngeh kalo ternyata gerimis dan berangin. Tapi cuaca tidak menyurutkan langkah kita untuk berpetualang di Bernabeu. Malah kita berdua uda sengaja pakai baju serba merah dari awal untuk menunjukkan semangat buat ke Bernabeu he..he.. Dari hotel kita naik metro ke stadion Bernabeu. Sesampainya disana ekspresi girangnya Bang Tomi uda ga bisa ditutupi, pokoknya senang banget dia. Langsung kita beli tiket buat Tour Bernabeu nya seharga 19 Euro perorang, mahal ya iya, tapi sepadan dengan apa yang bakal kita dapatin kok.
Happy-nya si Abang abis beli tiket Tour Bernabeu.

Bersiap menjelajahi stadion besar ini.
Pertama masuk ke stadion ini kita langsung diarahkan untuk naik ke lantai paling atas. Sesampainya diatas kita langsung disuguhi view lapangan bola dan deretan kursi yang melingkari stadion. Si abang mah langsung foto-foto ria. Lalu kita mulai turun ke lantai berikutnya, petugas akan mengarahkan kita untuk masuk ruangan pajangan dan museum Real Madrid. Ada beberapa ruangan besar yang kita lewati dan setiap ruangan menyuguhi nuansa yang berbeda. Di ruangan pertama kita bakal disuguhi dengan pajangan lama mulai dari sepatu pemain terdahulu, bola yang dipakai jaman dahulu, piala-piala yang pernah diraih jaman dulu dll. Di ruangan ini juga kita bisa melihat dan membaca sejarah klub Real Madrid dari dulu hingga sekarang di layar-layar touchscreen yang tersedia dan kita juga bisa menonton aksi-aksi pemain Madrid dari layar-layar kaca yang memenuhi dinding. Lagu kebesaran madrid "Hala Madrid" uda terdengar ketika kita memasuki ruangan ini.
Stadion Bernabeu dari lantai paling atas.
We are here.
Foto lama Real Madrid.
Mesin koin souvenir.
Koleksi sepatu dan bola jaman dulu.
Deretan layar besar yang menampilkan aksi pemain & kemenangan Team Real Madrid.
Touch Screen yang menampilkan sejarah dan semua tentang klub Real Madrid.
Layar pintar.
Abang asyik membaca di layar pintar.
Di ruangan kedua kita bisa melihat pajangan baju pemain Madrid saat ini, sepatu-sepatu mereka termasuk sepatu emas Christian Ronaldo. Pada ruangan kedua ini juga ada layar besar yang menampilkan profile pemain-pemain Real Madrid saat ini. Di ruangan berikutnya kita bakal disuguhi layar super besar yang menampilkan potongan pertandingan final champion 2014 yang dimenangkan oleh Real Madrid. Di ruangan ini kita bakal terhanyut dengan euforia kegembiraan dan kebahagiaan atas kemenangan tersebut. Lanjut ruangan berikutnya kita melihat deretan piala-piala yang sudah diraih Madrid sampai saat ini, khusus untuk piala FIFA club world cup di taruh khusus tersendiri dengan kotak kaca. Tak lupa ada ruangan khusus tentang klub basket Real Madrid, saya malah baru tau kalo ada klub basketnya juga he..he.. Setiap ruangan selalu menyuguhi teknologi terbaru dan interaktif contohnya kita bisa berfoto lalu foto kita bakal jadi kepingan puzzle dalam foto pemain Madrid, seru deh. Pokoknya puas lah mengenal Real Madrid dengan masuk ruangan-ruangan ini.
Baju pemain, yang warna merah itu bukan pemain ya.
Profile pemain Real Madrid di layar super besar.
Abang dengan pemain favoritnya.
Deretan sepatu dan sarung tangan emas.
Mendengar rekaman pertandingan terdahulu.
Koleksi piala-piala kebanggaan Real Madrid.
Special.
Inilah tempat impian Bang Tomi.
Layar super besar yang menampilkan laga final liga Champions tahun lalu.
Setelah itu kita bakal diajak untuk berfoto bersama pemain madrid favorit kita dan si kuping besar piala Champions. Nanti hasil fotonya bisa kita lihat setelah Tour Bernabeu nya selesai, jika berminat kita bisa mencetak dan membeli foto tersebut. Prosesi foto-foto beres, kita selanjutnya keluar lagi ke arah kursi penonton di stadion, kali ini kita sudah dilantai tengah. Puas-puasin foto selama disini, karena view ke arah stadionnya keren.
Stadion dari bagian tengah.
Madridista.
Foto bareng pemain.
Happy banget deh si abang.
Dari tengah kita lalu di ajak ke tempat duduk VIP yang terletak di belakang tempat duduk pemain Real Madrid, lalu lanjut ke bawah ruang ganti dan kamar mandi pemain. Puas melihat tempat mandi dan jaguzinya si CR7, kita lalu dipersilakan untuk duduk di kursi pemain Real Madrid yang ada di stadion tersebut. Wah rasanya senang banget bisa duduk disana he..he.. Berasa pernah tukar-tukaran tempat pantat sama si CR7 he..he.. Selesai dari sana kita lalu masuk toko souvenir Real Madrid yang gabung dengan toko Adidas. Nah disini lah kita bisa melihat hasil foto kita dengan pemain dan piala Champions tadi. Sebenarnya ada 2 foto yang saya suka, yaitu foto kami bersama piala dan foto saya sendiri dengan CR7 yang tampak saling merangkul itu. Tapi karena mesti ngeluarin belasan Euro lagi buat beli 1 foto, jadinya saya cuma beli satu foto aja yang kita berdua pegang piala he..he.. Yang sama CR7 nya disimpan dalam hati aja huaha..ha..cari gara-gara.
Tempat duduk pemain.

VIP

Ruangan jaguzi pemain Real Madrid.
Ruangan pemain, si abang pura-pura jadi pelatih yang lagi ceramahin pemainnya.
Ruangan konfrensi pers Real Madrid.
Hasil foto yang kita beli.
Sehabis Tour Bernabeu, kita lanjutin lagi perjalanan kita keliling kota Madrid. Kita lalu ke Fuente de Cibeles. Fuente de Cibeles ini adalah persimpangan jalan ditengah kota Madrid yang ditengah-tengah persimpangan itu terdapat patung dan air mancur. Dari Fuente de Cibeles kita lalu ke Museum Del Prado, museum terbesar di kota Madrid. Dari Museum Del Prado kita lalu jalan kaki ke Puerta de Alcala. Puerta de Alcala adalah gerbang tua bersejarah kota Madrid. Dari sini karena sudah sore kita kembali ke daerah SOL tempat hotel kita berada. Di SOL kita sempatin makan dulu sebelum akhirnya kita ambil koper dan pergi ke terminal bus di Avda de America.
Fuente de Cibeles
Museum Del Prado
Lets go
Palacio de Linares
Puerta de Alcala
Lambang kota Madrid di puerta de sol.
Nyampe di terminal Avda de America uda malam, tapi karena bus yang kita naiki berangkat tengah malam, jadinya kita masih duduk dulu nunggu didalam terminal. Sekitar jam 23.30 kita baru berangkat menuju Barcelona. Bus Alsa yang kita naiki cukup nyaman, malah kursinya lebih luas dibanding bus megabus. Saya dan suami tidur sepanjang perjalanan. Besok pagi kita diperkirakan sampai di Barcelona. Penasaran bagaimana petualangan saya di Barcelona?? Baca postingan berikutnya ya...

Semoga bermanfaat..!!!

Pengalaman Hunting Aurora Yang Sangat Berkesan di Tromso Untuk Kedua Kalinya.

  Hai Miss Aurora. Kalian uda baca pengalaman hunting aurora saya pertama kalinya di Tromso belum? Kalau belum silakan baca disini ya. Soal...