 |
Alcatraz Cruise. |
Ga terasa sudah hampir 2 minggu perjalanan kami mengelilingi negara adidaya ini. Dan hari ini rencananya kami akan pergi ke pulau Alcatraz, yaitu sebuah pulau kecil yang terletak tak jauh dari kota San Francisco (SF). Pulau ini menjadi sangat terkenal karena dulu merupakan sebuah penjara paling ditakuti di USA. Narapidana yang ditahan disini biasanya merupakan penjahat-penjahat kelas kakap. Selain itu, pulau ini juga memiliki banyak sejarah dan cerita baik sebelum dibangunnya penjara Alcatraz, maupun setelah penjara tersebut ditutup.
 |
Penjara Alcatraz. |
Menurut info, tiket untuk ke pulau ini, mesti dibeli jauh-jauh hari, karena sering sold out. Kami sudah membeli tiket untuk ke pulau ini sebelum berangkat ke USA di
website ini. Harga tiketnya sekitar $38 perorang. Ada beberapa jadwal yang bisa kita pilih, mulai dari pagi sampai siang. Kami waktu itu pilih naik cruise nya jam 10 pagi. Dari hotel kita keluar jam 9 pagi, lanjut naik muni menuju Pier 33 tempat Alcatraz Cruise berada. Untungnya semalam kita sudah mempelajari jalur/peta muni di SF ini, jadinya uda mulai ngerti jalur dan sistem transitnya, beserta nomor muni-nya.
Karena dari kemaren kita lihat orang naik muni ga pake bayar, terutama turis. Jadinya hari ini kami bertekad mau mencoba ga bayar juga, alias naik muni gratis he..he.. Dengan wajah penuh keyakinan kami pun naik dan duduk diatas muni yang bakal mengantar kami ke pier 33. Alhamdulillah, aman jaya sepanjang perjalanan dan ga terjadi apa-apa walau kami naik muni tanpa bayar. Karena itu, hari ini dan selanjutnya kami bertekad untuk menggunakan sarana transportasi umum di SF hanya bermodal "wajah penuh keyakinan", tanpa bayar alias gratis he..he..
Setelah negara USA terbentuk, pulau ini dijadikan sebagai pulau pertahanan dan dikuasai oleh militer. Terutama saat masa-masa perang dunia. Sehingga sampai saat ini kita masih melihat bangunan-bangunan pada masa militer tersebut. Berakhirnya perang dunia, pulau ini akhirnya berkembang menjadi penjara yang sangat terkenal dan paling ditakuti oleh penjahat-penjahat kelas kakap. Karena sangat sulit untuk bisa lolos atau keluar dari penjara Alcatraz ini. Tapi tahun 1963 penjara ini akhirnya ditutup karena biaya operasi yang terlalu mahal dibanding penjara lainnya.
Namun cerita tentang Alcatraz tidak berhenti sampai disitu, karena pada tahun 1969-1971, pulau ini kembali masuk berita, karena dikuasai oleh sekelompok orang Indian Amerika yang menuntut keseteraan hak di negara adidaya ini. Mereka melakukan protes ke pemerintah melalui pulau ini. Dan sisa tulisan mereka masih bisa kita lihat sampai sekarang.
Setelah mendengar sekilas sejarah panjang pulau ini. Kami makin semangat untuk segera menjelajahinya. Ada 2 pilihan untuk kita menjelajahi pulau ini, bisa dengan ikut tour guide yang menyambut kita tadi, atau jalan sendiri dengan bermodalkan peta dan audio tour yang sudah disediakan. Petanya sendiri tersedia tak jauh dari petugas tour guide yang menyambut kami. Jangan lupa memberikan uang 10 cen saat mengambil peta ini, sebagai bentuk sumbangan kita. Kami memilih untuk jalan sendiri aja, dengan alasan lebih leluasa. Dengan bermodal audio tour pun sudah sangat jelas kita dapat sejarah dan cerita setiap kejadian yang ada di pulau ataupun penjara Alcatraz.
Sebelum masuk ke bagian penjara, kita bakal melihat peninggalan jaman militer dan tulisan protes dari kelompok Indian Amerika yang ada di pulau ini. Lalu kita masuk dibagian awal penjara yaitu ruang mandi para tahanan. Ga da sekat dan semuanya terlihat. Disini ada tulisan tidak ada suatu apa pun yang dapat kamu sembunyikan di Alcatraz. Pada ruangan ini pula kami diberi audio tour oleh petugasnya.
 |
Jangan lupa ambil peta. |
 |
Penampakan audio tour. |
 |
Suram ya. |
 |
Ini penjelasan tentang tahanan yg mencoba kabur dari Alcatraz. |
 |
Ini sel tahanan yang berhasil kabur dan tidak ditemukan sampai saat ini, dia buat replika kepalanya dari bahan sabun..hebat ya.. |
Sebelum balik ke kota SF dengan kapal. Kami menyempatkan diri untuk melihat film dokumenter tentang sejarah pulau Alcatraz ini. Oya disini juga ada souvenir shop. Kita bisa membeli benda-benda terkait pulau Alcatraz ini. Salah satu yang menarik buat kami adalah replika gelas yang digunakan oleh para tahanan. Terbuat dari bahan alumunium ringan dan kalau dipukul akan mengeluarkan bunyi berisik yang khas he..he..
 |
Diatas ferry saat balik ke SF. |
 |
Lagi nungguin siapa neng? |
 |
Miniatur Alcatraz. |
 |
Ada burung terbang he..he.. |
Perjuangan kami untuk sampai disini lumayan berat. Karena mesti jalan nanjak lumayan jauh he..he.. Tapi karena itu kami malah mendapat view keren sepanjang perjalanan menuju destinasi wisata ini. Kota SF memang terkenal dengan jalanannya yang naik turun, jadi tak heran kita bakal dibuat kewalahan kalau mesti jalan kaki di kota ini he..he..
 |
San Francisco street. |
 |
Pas sepi berani foto kayak gini. |
 |
Tapi pas ada mobil langsung kabur he..he.. |
Kami tiba dibagian atas jalan Lombard dari sini, kita bisa melihat view kota SF yang cantik dan menawan. Selama disini kami juga melihat, banyak sekali wisatawan yang sengaja sewa mobil atau naik taksi yang mencoba merasakan sensasi turun di kelokan curam jalan Lombard ini. Mereka rata-rata bakal keluar dari jendela dan meluapkan berbagai macam ekspresi ketika melewati jalan ini. Seru juga melihatnya.
 |
Lombard. |
 |
Penuh liku. |
 |
Mobil yang mencoba melewati kelokan lombard street. |
 |
Viewnya cakep ya. |
 |
Orang yang tinggal sini kalau bangun tidur pasti seger lihat pemandangannya he..he.. |
 |
Keren ya rumah di Lombard ini. |
 |
Gimana ya rasanya punya rumah disini?? |
Cukup lama kami disini, karena mencari spot-spot oke untuk foto-foto pastinya. Oiya saat melewati jalan ini, sebagai pejalan kaki jangan sampai kita melewati jalan yang dilalui mobil ya. Soalnya bakal ada petugas yang menegur dan berteriak kalau ada pejalan kaki yang bandel. Biasanya orang-orang nekat berfoto ria dijalan yang dilalui mobil ini. Kalau masih bandel, dilempar ma botol air minum ma petugasnya, seorang ibu-ibu berkulit hitam dan bersuara nyaring.
 |
Bagian bawah nya. |
 |
Hijau. |
 |
Foto kaki dulu. |
 |
Lucu mobilnya. |
 |
Pose. |
 |
Hati-hati ketabrak say. |
 |
Sebelum cabut dari sini. |
 |
Bye. |
Puas menikmati jalan Lombard kami memutuskan untuk ke daerah Union Square. Cuma masalahnya ga ada transportasi umum yang melewati area sekitar Lombard St, ini selain tram jadul khas kota SF. Kami tentu mau coba naik tram ini. Menurut info yang saya dapat harga tiket naik tram jadul ini $7 perorang, mayan mahal ya kalo di rupiah kan he..he.. Tapi kami mau mencoba naik tanpa bayar dengan modal "wajah penuh keyakinan" ha..ha..
Cukup lama menunggu akhirnya datang juga tram nya. Sempat bingung juga apakah benar ada tram yang lewat disini, cuma relnya memang ada. Untung lewat juga. Kami berdua lalu naik, saya duduk dan Bang Tomi berdiri sambil berpegangan. Wah asli seru banget naik tram ini. Apalagi perjalanan kami naik turun. Belum lagi petugas yang mengendarai tram kami orangnya super duper ramah dan seru. Jadinya bikin suasana didalam tramnya jadi makin meriah dan seru. Dan kami sukses naik tram ini gratis sampai di Union Square.. Alhamdulillah.
 |
Naik tram gratis. |
 |
Tram khas SF. |
 |
Tu tarif nya ya guys. |
 |
Wefie dulu ah.. |