Tampilkan postingan dengan label Visa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Oktober 2023

Persiapan Sebelum Berangkat UK Trip 2023.

 

London.

Setelah menunggu kurang lebih 2 minggu lebih, kami berdua tiba-tiba mendapat email dari pihak VFS yang menyatakan bahwa paspor kita berdua sudah bisa diambil di kantor VFS Kuningan City. Jujur ga nyangka prosesnya secepat itu. Tapi tetap deg-degan karna kita ga tau apakah pengajuan Visa kami ditolak atau diterima. Posisi saat itu lagi diluar kota. Jadi kami ga bisa langsung ambil ke kantor VFS Jakarta. Sampai dapat email berikutnya dengan isi yang sama. 

Setelah sampai di Jakarta kita berdua langsung ambil paspor ke VFS dengan membawa kertas untuk pengambilan paspor yang diberikan saat pengambilan data biometric sebelumnya. Proses pengambilan paspornya cukup mudah dan singkat. Diawal seperti biasa dicek dulu kertasnya oleh security-nya, lalu dipersilakan masuk dan diberikan no antrian untuk pengambilan paspor. Ketika nomor kita disebutkan tinggal kasi kertas pengambilan paspor dan paspor kita akan diberikan dalam amplop tertutup. 

Di sana juga kita buka amplop nya untuk ngecek apakah Visa UK kita diterima atau ditolak. Alhamdulillah, visa kita berdua diterima guys. Sudah tertempel dengan manis kertas Visa UK nya di dalam paspor kita masing-masing. Jangan lupa cek semua data di kertas Visa UK tersebut apakah sudah sesuai dan tidak terjadi kesalahan. Kalau sudah sesuai semua baru lega rasanya. Karna kalau ternyata ada kesalahan kita bisa proses lagi buat diperbaiki. Alhamdulillah, kami dapat Visa UK multiple entry selama 6 bulan terhitung dari bulan September 2023. Mantap nih UK kasi Visa nya sesuai dengan bulan keberangkatan kita jadi walau Visa kita diapprove di bulan Juni, tapi Visanya berlaku pas kita akan berangkat. Jadi ga rugi waktu guys.

Kantor VFS Global Jakarta di Kuningan City Mall.

Happy banget pas tau Visa kita di-approve.

Foto-foto dulu di sini.

Suami dari kantor nih, untung kantornya dekat dari sini.

Setelah Visa UK ditangan, baru saya mengatur itinerary secara detail dan serius. Termasuk hotel dan penginapan yang akan kami tinggali selama di sana. Beberapa hotel saya ganti dan sesuaikan dengan perjalanan kita. Ada hotel yang sudah langsung saya book karna dapat harga cukup murah saat itu. Untuk hotel dan penginapan trip kali ini saya memutuskan untuk memilih yang di pusat kota. Agar gampang kemana-mana dan biaya transportasi juga tidak membengkak. Cuma resikonya hotel ditengah kota itu mesti di-book jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kamar dan harganya juga ga murah he..he..

Mulai hunting tiket bus dan kereta untuk perjalanan pindah kota dan negara secara online. Setelah membandingkan ternyata lebih murah naik bus kalau di UK dibanding naik kereta, jadinya kami banyak beli tiket bus untuk pindah kota dan negara. Perbandingannya misal dari London ke Cardiff naik bus tiketnya cuma £4-6 saja one way perorang, nah kalau dengan kereta tiketnya bisa £30 per-orang. Jauh banget kan bedanya. Ga lupa untuk perjalanan yang jauh dan lama kita siasati dengan bus malam, jadi hemat biaya penginapan hotel 1 malam. Ini kami lakukan untuk perjalanan dari London ke Edinburgh. Tapi tidak semua transportasi kita pakai bus, ada juga yang pakai kereta. Salah satunya dari Manchester ke Liverpool kita naik kereta karna cukup murah sekitar £3-4 perorang one way.

Old Trafford Stadion.

Manchester

Setelah tiket-tiket bus dan kereta di tangan. Lanjut kita book tiket masuk tempat-tempat wisata yang ingin kita kunjungi. Terutama tempat-tempat yang tiketnya cepat sekali habis. Seperti Warner Bross Studio Harry Potter Film Making Tour London. Tiket masuk Sky Garden dan tiket masuk museum-museum yang ada di London. Sebenarnya Bang Tomi suamiku ingin sekali menonton bola secara langsung ketika kami UK Trip nanti, tapi ternyata tiket nonton bola ini hanya bisa dibeli jika kita jadi member klub bola nya selama 1 tahun. Biaya membernya cukup mahal. Alhasil kita ga jadi beli tiket nonton bola-nya. Nanti saja pas trip berikutnya mungkin bisa nonton di Madrid sekalian di klub kesayangan Bang Tomi. Dulu ke Madrid kan baru stadion tour nya aja. Next mudah-mudahan bisa nonton bola langsung di sana. Aamiin YRA.

Sky Garden.

Setelah tiket-tiket wisata kita dapatkan. Saatnya cek cuaca dan suhu ketika kita UK trip nanti. Fungsinya biar ga saltum alias salah kostum he..he.. Jadi kita packing baju memang sesuai dengan yang dibutuhkan agar ga kedinginan or kepanasan. Dan ootd selama disana tetap kece pastinya he..he.. Trus yang ga kalah penting persiapan bekal dan obat-obatan untuk UK Trip ini. Maklum kita ga tau apa yang bakal terjadi, apakah tubuh ini bakal sehat-sehat saja sepanjang perjalanan atau tidak. Nah untuk bekal saya bawa rendang, dendeng dan orek tempe guys. Kalau yang uda follow IG @chi2min dan baca blog saya dari lama pasti tau saya suka bawa rice cooker travelling kalo lagi trip gini. Jadi masak nasi dan bawa bekal rendang itu uda biasa.

Hal-hal lain yang juga penting selama UK trip adalah payung dan jas hujan guys. Maklum cuaca di UK tu kan sering banget hujan, jadi mending bawa payung dan jas hujan dari Indo daripada beli di sana. Sama satu hal lagi yang ga kalah penting adalah bawa modem dari Javamifi. Agar internetan lancar selama saya di UK dan ga jadi fakir wifi pastinya he..he.. Jadi sebelum berangkat saya pesan dulu modem Javamifi nya, agar nanti ketika akan berangkat tinggal ambil modem nya di booth Javamifi yang ada di terminal 3 keberangkatan bandara Soekarno Hatta. Kalau teman-teman tidak punya waktu ambil di booth Javamifi juga ga masalah, bisa minta kirim modemnya ke alamat teman-teman atau ke Indomaret terdekat dengan lokasi kalian guys. Segampang itu kalau pesan modem internet internasional dari Javamifi.

Penting banget  bawa modem dari Javamifi kalau lagi travelling ke luar negeri.

Oya buat yang kerja tentu persiapan lainnya adalah meminta cuti dari kantor he..he.. Alhamdulillah, cuti Bang Tomi aman dan diapprove sama bos nya sejak lama. Bersyukur Bang Tomi dapat teman-teman dan atasan yang baik di kantornya. Kalo ada yang nanya, ga tukar uang ci, di money changer? Jawabannya ga sama sekali ya guys. Karna kebetulan teman kantor Bang Tomi ada yang baru balik dari UK, dia melarang kita bawa cash ke sana karna rata-rata di sana cashless. Trus baiknya lagi, sisa uang Pounds yang dia punya, dia kasi pinjam ke kita. Jadi kita tetap bawa cash yang dari dia, tapi ga kepake ternyata selama di sana. Karna semua transaksi kita pakai kartu kredit. Makasih banyak ya Mas Kevin uda pinjamin uang Pounds nya ke kita.

Buat teman-teman yang mau bawa cash pastikan bawa uangnya yang masih berlaku ya guys.

Terakhir dan ga kalah penting adalah pastikan kartu kredit kalian uda bisa transaksi contactless alias tap & go ya guys. Artinya cuma ditempel saja ke mesin pembayaran, transaksi berhasil. Tanpa perlu gesek dan masukkan data pin. Ini berguna banget untuk naik turun tube (metro/mrt), bus, belanja dll selama di UK. Paling penting banget untuk naik tube dan bus selama di London daripada beli kartu Oyster baru lagi. Mending bayarnya pake kartu kredit contactless, lebih murah jadinya karna ga perlu beli kartu-kartu lagi selama di sana. Dan sistem transportasi di London itu jika pakai kartu kredit contactless akan flat di harga sekitar £8 sehari, sebanyak apapun kita naik turun tube or bus di London. Jadi ketika tarif transaksi kita naik tube dan bus di London sudah sampai £8 maka tidak akan di-charge lagi kartu kredit kita. Asal kita naik dan turun tube or bus nya menggunakan tap kartu yang sama terus ya guys. Karna kita berdua, jadi kartu kredit kita juga ada 2 dan contactless dua-duanya. Jadi masing-masing pegang kartu kreditnya untuk naik bus dan tube selama di London dan kota-kota lainnya.

London Tube.

Kira-kira itulah persiapan yang saya lakukan beberapa bulan sebelum keberangkatan kami keliling UK. Kami menghitung hari keberangkatan dengan harap dan cemas. Sampai akhirnya hari yang kami tunggu-tunggu datang juga. Tanggal 14 September 2023 lalu kami bertolak ke London dan memulai perjalanan keliling UK ini berdua. Mau tau bagaimana keseruan perjalanan kami ke UK ini. Ikuti terus blog saya ini ya guys dan jangan lupa follow juga saya di Instagram @chi2min agar bisa dapat info update tentang perjalanan-perjalanan saya berikut nya..🤗

Rabu, 04 Oktober 2023

Persiapan dan Proses Pengajuan Visa UK (United Kingdom) 2023.

London.

Hal pertama yang saya lakukan sebelum akhirnya memutuskan ke UK (United Kingdom) adalah beli tiket pesawat. Kebetulan waktu itu ada promo harga gledek dari tiket.com dimana banyak ditawarkan tiket-tiket pesawat yang diskon. Lumayan dapat tiket PP Jakarta - London di 10-11jt-an naik Etihad Airways. Sebenarnya tiket ini bukan yang murah-murah amat, karna dulu saya bisa dapat tiket PP Jakarta - London itu di 8jt-an, tapi kan itu dulu ya sebelum pandemi. Setelah pandemi usai, tiket pesawat ke luar negeri uda ga ada yg promo semurah itu lagi.

Jujur pas beli tiket saya masih maju mundur karna harganya masih belum terlalu murah menurut saya. Tapi suami malah bilang "kalo ga sekarang kapan lagi?". Wah dia nya yang semangat makanya Bismillah, langsung beli tiket saat itu. Tiket uda di tangan, saya langsung pikirin itinerary secara garis besar. Maksudnya itinerary garis besar ini mikirin ke negara dan kota apa saja yang bakal kita kunjungi ketika ke UK. UK ini bukan negara ya, tapi sebutan untuk area yang meliputi 4 negara yaitu Inggris, Scotlandia, Wales dan Irlandia Utara. Jadi teman-teman jangan sampai salah paham mengenai hal ini. Setelah mempelajari peta dan rutenya, akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi 3 negara yang ada di UK, yaitu Inggris, Scotlandia dan Wales.

Edinburgh Castle.

Lalu memikirkan kota-kota apa saja yang bakal dikunjungi di setiap negara tersebut dan berapa lama. Semua ini dilakukan, karna terkait dengan hotel/penginapan yang akan kita booking selama trip ini. Bookingan hotel ini nantinya dibutuhkan sebagai salah satu syarat pengajuan visa UK. Makanya kerjaan saya kalo mau trip itu langsung banyak dan runut. Dan ini dilakukan jauh-jauh hari guys, saya uda mulai mikirin itinerary dan pilih-pilih hotel sejak 6 bulan sebelum keberangkatan.

Semua bookingan hotel diawal saya book dengan tipe yang free cancelation. Artinya jika nanti kalau ternyata itinerary saya berubah atau visa ditolak, semua bookingan hotel itu masih bisa dicancel tanpa terkena biaya apa pun. Tiket, Itinerary dan hotel sudah ditangan. Saya lalu mencari tau, apa saja syarat lain untuk mengajukan Visa UK. Sebagai info selama ini saya selalu mengurus Visa setiap perjalanan saya sendiri. Tidak pernah menggunakan jasa agen atau bantuan dari luar. Menjadi kepuasan dan kebanggaan sendiri ketika kita bisa mengurus aplikasi visa kita sendiri dan visa tersebut diapprove oleh kedutaan negara yang kita tuju. 

Sebenarnya syarat pengajuan Visa UK, hampir sama dengan syarat pengajuan Visa negara Eropa lainnya, tapi yang membuat berbeda adalah untuk Visa UK, mereka meminta beberapa dokumen berbahasa Indonesia, mesti ditranslate ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah. Seperti KTP, KK, akte kelahiran dan buku/surat nikah. Teman-teman bisa mencari info tentang jasa penerjemah tersumpah ini di-googla ya. Untuk syarat-syarat yang saya siapkan terkait pengajuan aplikasi Visa UK saya dan suami adalah sebegai berikut :

1. Paspor yang masih berlaku sampai 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan.
2. Paspor lama untuk menunjukkan perjalanan dam Visa negara yang sudah pernah kita kunjungi sebelumnya.
3. KTP yang sudah ditranslate ke bahasa Inggris.
4. KK yang sudah ditranslate ke bahasa Inggris.
5. Akte kelahiran yang sudah ditranslate ke bahasa Inggris.
6. Buku nikah yang sudah ditranslate ke bahasa Inggris.
7. Gaji suami 3 bulan terakhir.
8. Surat keterangan bekerja dari kantor suami berbahasa Inggris. 
9. Rekening tabungan kita 3 bulan terakhir.
10. Surat referensi dari Bank atas nama saya dan suami.
11. PBB rumah dan Apartemen.
12. Bookingan hotel selama perjalanan ke UK.
13. Itinerary dalam bahasa Inggris.
14. Tiket pesawat.

Semua dokumen persyaratan diatas kita buat dalam bentuk PDF. Untuk dokumen yang mesti ditranslate dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah, saya translate sendiri guys (tidak pakai jasa penerjemah tersumpah). Caranya dengan mencontoh dari dokumen-dokumen translate yang ada di google. Kenapa demikian, karna saya cari info dari orang-orang yang sudah pernah mengajukan Visa UK sebelumnya, ada banyak juga yang tidak pakai penerjemah tersumpah untuk hal ini dan Visa UK mereka lolos atau diapprove. Hal ini mungkin karna kita mengajukan Visa Turis atau Visa kunjungan wisata jadi masih bisa pakai dokumen yang kita translate ke bahasa Inggris sendiri. Lumayan menghemat biaya, karna kalau pakai jasa penerjemah tersumpah, butuh biaya 75-150ribu perlembar untuk translate dokumen-dokumen ini. Tapi jika teman-teman ingin lebih aman, dan lebih yakin baiknya memang pakai jasa penerjemah tersumpah ya.

Setelah semua persyaratannya rampung, kami lalu mulai melakukan proses pengajuan visa ke website resmi untuk pengajuan Visa UK. Oya untuk Visa UK setiap orang membuat Visa nya masing-masing ya guys, walau satu keluarga. Ikuti saja langkah-langkah diawal dengan menjawab beberapa pertanyaan, seperti pemilihan bahasa, pemilihan visa yang akan diajukan, negara domisili dan kota untuk pengambilan biometric. Lalu nanti kita akan masuk ke halaman pembuatan akun di website ini. Setelah membuat akun, dan masuk melalui akun yang kita buat, maka kita bisa melanjutkan aplikasi permohonan Visa dengan mengisi formulir secara online. Isi semua pertanyaan yang ada di form tersebut dengan data yang sebenar-benarnya. Sesuai dengan dokumen yang sudah kita persiapkan. Pertanyaan di aplikasi visa ini cukup banyak, mulai dari data diri sesuai paspor, data keuangan/pendapatan, riwayat perjalanan sebelumnya dll, tapi jika waktu kita masih banyak bisa santai mengisinya. Sistemnya bisa kita save dan keluar, nanti bisa masuk lagi melalui akun yang telah kita buat dan dilanjutkan lagi pengisiannya formnya. 

Salah satu contoh isian form aplikasi Visa UK, ada pertanyaan alasan kita pergi ke sana.

Isian tentang travel history kita sebelumnya.

Penampakan form isian aplikasi Visa UK.

Setiap halaman nanti di save dan bisa dilanjutkan langsung atau dilanjutkan nanti.

Setelah semua pertanyaan di form aplikasi visa online ini kita isi, maka kita bisa lanjut ke tahap berikutnya yaitu pembayaran visa secara online dengan kartu kredit. Biaya Visa turis UK adalah £100 per-orang atau sekitar kurang lebih 1.9 jt-an rupiah. Setelah pembayaran berhasil, maka kita akan mendapatkan nomor aplikasi atau no referensi barcode pengajuan visa UK dari GOV.UK Visa. No ini nantinya dibutuhkan untuk ke tahap selanjutnya yaitu membuat janji temu pengambilan data biometric secara online di website VFS global. VFS Global sendiri adalah ke pihak ketiga yang bekerjasama dengan pihak kedutaan UK dalam mengurus aplikasi pengajuan Visa UK.

Untuk login ke website VFS global kita diminta memasukan No referensi aplikasi visa, lalu email ke kolom yang ada di website mereka. Lalu setelah login kita bisa memilih tempat, tanggal dan jam untuk pengambilan data biometric. Lalu nanti ada pertanyaan apakah kita ingin upload dokumen syarat visa kita sendiri secara online tanpa dikenakan biaya apapun, atau ingin dibantu oleh mereka untuk mengupload dokumen persyaratan visa ini tapi dengan biaya tambahan. Tentu diriku pilih yang gratis guys, yaitu upload sendiri. Makanya dari awal sudah disiapkan semua dokumennya berbentuk soft copy berupa file pdf.

Setelah itu kita masuk ke halaman dimana kita bisa memasukkan/meng-upload semua dokumen syarat pengajuan Visa UK yang sudah dalam format pdf (yang tadi sudah disebutkan diatas) ke bagian-bagian sesuai kelompok yang sudah mereka tentukan. Contohnya pada kelompok atau bagian Accommodation - Permanent/Temporary kita masukkan dokumen bookingan hotel selama kita di UK. Bagian Financial Evidence kita masukkan rekening koran 3 bulan terakhir, surat referensi bank dll yang membuktikan tentang finansial kita. Bagian Employment Ecidence kita masukkan surat keterangan bekerja dan slip gaji. Untuk yang tidak ada bagiannya tertera di sana bisa masukkan dokumennya Addtional Documents / Others. Sedangkan untuk kelompok atau bagian Consent Letters and Proof of Relationship kita isi dengan dokumen berupa akte kelahiran, KK dan surat nikah.

Semua softcopy dokumen persyaratan Visa UK yang sudah disiapkan diupload pada halaman ini.

Pengelompokannya sesuai kategori ya.

Awalnya memang tampak sulit, tapi setelah dijalani Insyallah tidak sesulit itu.

Untuk yang tidak ada kategori nya bisa masuk ke bagian Additional Documents.

Ada kebanggan tersendiri jika kita bisa mengurus Visa sendiri dan di-approve.

Ini untuk data pekerjaan, seperti surat keterangan kerja, slip gaji dll.

Jika semua dokument sudah diupload dan yakin dengan semua isinya. Maka kita tinggal save dan print appointment conformation atau bukti konfirmasi janji temu, yang berisi data nama, nomor referensi aplikasi visa, jadwal janji temu dan semua dokumen yang sudah kita upload tadi. Sebaiknya lakukan permohonan visa online ini jauh-jauh hari ya guys. Karna jika sudah terlalu mepet kadang sulit untuk mendapatkan slot jadwal janji temu nya. Sebenarnya ada pilihan slot janji temu weekend, tapi biayanya tentu lebih mahal karna ada tambahan biaya.

Untuk Visa UK pengambilan data biometric ini dapat dilakukan paling cepat 3 bulan sebelum keberangkatan. Dan diriku memang buat janji temu pengambilan data biometric 3 bulan sebelum keberangkatan. Pas hari H pengambilan data biometric, kita datang berdua dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan terutama Paspor pastinya. Janji temu kami di hari Kamis, 15 Juni 2023 jam 1 siang di VFS Global Jakarta khusus Visa UK di Mall Kuningan City lantai 2. Kita datang setelah jam makan siang. Ketika datang lembaran bukti janji temu kita dicek dulu oleh security bagian depan beserta paspor yang kita bawa. Kalau sesuai jadwal dan dokumennya baru dipersilakan masuk.

Ini tahap akhir setelah upload dokumen persyaratan Visa di website VFS global.

Tata cara pengajuan Visa UK juga bisa dilihat di website nya VFS Global.

Btw ke sini jangan bawa laptop ya guys. Soalnya ternyata laptop ga boleh masuk, dan tidak ada tempat penitipan di sini. Jadi bakal bikin ribet diri kita sendiri. Kemaren Bang Tomi bawa laptop jadi ga bisa masuk, akhirnya dititip ke salah satu kasir toko yang ada dekat sana. Setelah masuk nanti kita dapat nomor antrian. Dan bakal dipanggil untuk proses pengambilan data dan biometric sesuai nomor antrian yang didapat diawal. Karna dokumen syarat Visa UK kita sudah diupload semua secar online, jadi prosesnya lebih cepat. Petugas tinggal mencocokan data dan mengambil paspor kita untuk nanti ditempelkan Visa UK jika sudah diapprove. Btw pada saat ini saya bilang ke petugasnya kalau saya pergi bersama suami. Karna Bang Tomi tadi sedikit terkendala saat masuk sebab bawa laptop, jadinya sedikit terlambat dan dapat nomor antrian agak jauh dari antrian saya. Tapi karna saya memberitahu kalau kami berdua suami istri dan berangkat bersama, maka di dokumen kami berdua dikasi noted tanda kita satu keluarga.

Lanjut proses berikutnya pengambilan foto dan data biometrik (sidik jari). Karna waktu itu diriku pakai soft lens, jadi mesti dilepas dulu soft lens nya. Untung didalam ada disediakan cairan dan kotak soft lens nya, jadi aman guys. Jilbab ga masalah asal alis dan wajah terlihat jelas. Setelah selesai pengambilan foto dan data biometric, kita diberikan kertas untuk pengambilan paspor jika visa sudah selesai. Sesuai dengan info dari petugas VFS waktu proses pembuatan Visa ini normalnya 10 hari kerja, tapi bisa lebih tergantung kuota dan banyaknya aplikasi yang masuk. Jadi kita diminta sabar menunggu. Nah saat menunggu inilah kita dibuat harap dan cemas pastinya he..he.. Banyak-banyak berdoa aja guys, mudah-mudahan setiap Visa yang kita ajukan diapprove. Aamiin YRA. Btw jangan lupa follow Instagram saya @chi2min dan subscribe youtube channel saya @chi2min. Agar bisa mendapatkan info terbaru tentang perjalanan saya keliling dunia..😊

 

Senin, 03 Oktober 2022

Persyaratan Membuat Visa Australia Secara Online 2022.

Melbourne-Australia.

Teman-teman terutama yg follow saya di Instagram @Chi2min, pasti sudah tau kalau bulan Agustus lalu, saya akhirnya ke luar negeri lagi, setelah lebih 2 tahun tidak traveling ke luar negeri. Negara yang saya tuju adalah Australia. Karna negara ini uda open border setelah sekian lama lockdown. Sebenarnya perjalanan ke sini sedikit maju mundur niatnya. Karna memang tujuan utama ke sini adalah menemani mama untuk berkunjung melihat kakak saya sekeluarga yang sudah 3 tahun tinggal di Melbourne. Karna pendemi kami belum ada satu pun yang mengunjungi mereka dari Indonesia dan belum pernah berjumpa sejak pandemi melanda.

Akhirnya setelah proses tarik ulur, dan pertimbangan yang matang, akhirnya mama membulatkan tekad untuk berangkat dan ini pun sudah mendapat ijin dan support dari papa. Kenapa agak sulit buat kami memutuskan pergi, karna papa kondisinya tidak sehat dan tidak sekuat dulu jika ditinggal apalagi diajak ikut ke Melbourne. Masih ingat banget tiba-tiba mama telpon di bulan April (pas bulan puasa), lalu bilang "Chi, tolong carikan tiket ke Melbourne, Chichi atur aja nanti baiknya tanggal berapa dan urus visanya". Begitu kira-kira obrolan kami.

Jadilah hunting tiket dari Jakarta-Melbourne bulan April itu, cek-cek ternyata untuk keberangkatan bulan Agustus lumayan ada tiket promo Singapore Airlines (SQ). Saya otak atik tanggal dan dapat harga promo SQ ini sekitar 6.5jt-an pulang pergi Jakarta - Melbourne dengan rute transit di Singapura beberapa jam. Ini bisa dibilang harga tiket murah karna maskapainya SQ yang termasuk dalam salah satu maskapai full boarding terbaik dunia. Kenapa bisa saya dapat harga semurah itu, karna hunting guys tengah malam. Dan pas pula SQ baru saja mulai aktif kembali terbang ke Australia setelah sekian lama vakum akibat pandemi dan lockdown.

Akhirnya check in penerbangan internasional lagi kita guys.

Ini foto pas mau berangkat sehabis check in.

Boarding pass.

Tiket PP sudah ditangan. Permasalahan tidak sampai di sini saja. Tentu mesti mikir buat bikin visa nya agar diapprove/granted ya guys ya. Kalo traveling semudah cuma dapetin tiket murah tanpa visa mah, uda banyak kali orang-orang yang berlibur or jalan-jalan ke negara-negara maju ini he..he.. Soalnya masih banyak banget follower di Instagram or media sosial lainnya yang naif berpikir dengan tiket murah bisa jalan-jalan keliling dunia. Tidak semudah itu kawan, yang bikin tidak banyak orang Indonesia bisa traveling keliling dunia itu salah satunya karna visa. Sebagai WNI kita masih butuh visa ke banyak negara maju. Karna negara kita juga menerapkan visa ke banyak warga negara lain jika berkunjung ke sini. Jadilah ini menjadi syarat dan tantangan tersendiri untuk bisa traveling kemana-mana.

Happy tiba di Melbourne.

Australia menjadi salah satu negara yang membuat visanya gampang-gampang susah menurut saya. Gampang karna kita tidak perlu pergi kemana dan tidak perlu meninggalkan paspor di kedutaan untuk proses pembuatan visa. Karna semua prosesnya bisa dilakukan secara online. Susahnya karna semua dilakukan secara online, (dulunya masih ada agen VFS yang kerjasama untuk pembuatan visa Australia) jadi kita benar-benar tidak ada tempat untuk bertanya mengenai hal ini.

Jadilah berbekal Bismillah saya mulai mencoba apply visa Australia ini di bulan Mei, karna menghitung tanggal perjalanan dan memang biasanya proses aplikasi visa baru bisa dibuat 3 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Masih ingat banget apply visa nya masih disuasana lebaran bulan Mei lalu. Disaat orang-orang sibuk mikirin lebaran, saya mesti sibuk juga mikirin persiapan buat apply visa he..he..

Berikut dokumen-dokumen yang saya siapkan sebagai persyaratan dalam aplikasi pembuatan visa turis/kunjungan Australia subclass 600 :

• Invitation letter atau surat undangan dari Kakak saya yang sedang sekolah S3 di Melbourne. Kebetulan memang kan niat ke Australia nya adalah mengunjungi mereka sekeluarga. Tapi buat yang teman-teman yang cuma wisata tanpa ada keluarga di sana bisa di-skip dokumen ini. Tapi kalau ada dokumen ini sangat menguatkan.
• Softcopy Pas foto 4×6 dengan backgroud putih.
• Softcopy Kartu Keluarga.
• Softcopy KTP.
• Scan Paspor beserta isi visa dan history perjalanan sebelumnya.
• Itinerary.
• Rekening koran 3 bulan terakhir.
• Surat referensi Bank
• Tiket pesawat (tidak wajib).
• Alamat tinggal selama di Australia (bookingan hotel).
• Surat keterangan kerja, kalau ibu rumah tangga bisa pakai punya suami.
• Slip gaji 3 bulan terakhir (suami).
• Softcopy buku nikah.
• Surat ijin dari suami karna suami tidak ikut.
• Softcopy KTP suami (karna pakai surat keterangan kerja suami dan slip gaji suami).
• Dana untuk biaya visa sebesar 150 Dollar Australia.

Pas foto untuk visa yang sengaja saya buat di sebuah studio foto saat mudik ke Padang.

Untuk visa mama, juga pastinya diriku sibuk buat siapin dokumennya. Hampir sama dengan dokumen-dokumen diatas. Setelah semua dokumen siap, barulah saya mencoba apply visa Australia subclass 600 ini secara online. Tinggal buka website kedutaan Australia, lalu pilih atau klik subclass 600 Visa Kunjungan - Wisata.

Seperti ini tampilan website nya.

Nanti kita akan masuk ke website immi (Australian Government Department of Home Affairs). Nah di sini kita akan bisa membaca persentase aplikasi visa Australia yang diapprove berdasarkan waktu proses nya dan biaya visa yang mesti disiapkan yaitu 150 AUD.  Juga ada info tentang syarat untuk visa Australia ini seperti punya uang yang cukup dengan bukti rekening koran 3 bulan terakhir dan dicek juga eligibilas kita lainnya apakah pantas mendapatkan visa turis atau tidak.

Halaman website Immi yang kita lihat nanti setelah memilih visa turis.

Jika semua syarat dokumen lengkap dan kita merasa pantas mendapatkan visa tinggal klik tombol apply. Lalu kita akan masuk ke halaman berikutnya dimana di halaman ini kita akan diminta untuk membuat akun Immi baru. Tinggal ikuti langkah-langkahnya sampai akun Immi kita terbentuk.

Buat akun Immi untuk aplikasi visa di halaman ini.

Lalu kembali ke halaman ini untuk login dengan akun yang telah kita buat. Lalu ikuti semua langkah pengisian form aplikasi visanya. Isi form sesuai dengan data kita yang sebenar-benarnya ya guys. Nanti di halaman terakhir kita akan diminta untuk upload semua softcopy dokumen-dokumen yang sudah kita persiapkan sebelumnya.

Klik continue.

Ikuti langkah-langkah untuk aplly visa nya sesuai data kita.


Lalu setelah semua proses selesai dan kita yakin dengan semua data serta dokumen yang kita masukkan, maka lanjut ke halaman pembayaran visa. Kemaren saya membayar aplikasi visa ini dengan kartu kredit, waktu itu biayanya masih sekitar 145 AUD. Sekarang memang naik sedikit.

Nah yang bikin stress setelah submit aplikasi visa adalah menunggu hasil visa nya keluar. Bagaimana ga stress karna ternyata setelah Australia open border, jumlah aplikasi visa yang masuk ke Immi itu benar-benar luar biasa banyaknya. Sehingga kita mesti sabar menunggu hasil visanya keluar sampai berbulan-bulan. Dan tidak sedikit orang-orang yang visanya ditolak, atau gagal berangkat karna tiketnya hangus sedangkan hasil visa belum juga keluar.

Saya sampai hopeless karna berpikir bisa jadi visa nya ditolak atau tiket promo SQ ini hangus akibat visa Australia saya belum juga keluar sebelum tanggal keberangkatan di tiket. Bolak balik cek akun Immi saya berharap ada kabar, sampai sempat upload dokumen tambahan karna takut kurang meyakinkan. Saya menunggu kurang lebih dari 2 bulan sampai akhirnya visa saya keluar. Bayangin saya apply di tgl 15 Mei 2022, dan visa nya baru saya dapatkan tanggal 8 Juli 2022. Segitu lamanya menunggu dalam doa dan harap serta cemas. Alhmdulillah visa Australia saya dan mama granted, dan senangnya lagi dapat mutiple entry selama 3 tahun ke depan. Jadi saya bisa bolak balik Australia tanpa pusing mikirin visa sampai 3 tahun ke depan he..he..

Alhamdulillah visa Australia saya granted guys, senang sekali rasanya.

Begitulan sedikit cerita pengalaman saya tentang proses mendapatkan visa Australia. Semoga tulisan ini menghibur dan menambah info bagi teman-teman yang kau traveling ke Australia juga. Next saya bakal share tentang contoh itinerary yang bisa teman-teman pakai jika ingin berkunjung ke Melbourne Australia. Semoga bermanfaat..😊

Rabu, 14 November 2018

Lika Liku Pengajuan dan Mendapatkan Visa Amerika Serikat (USA).

Kertas putih tanda Visa USA kami diterima.

Semua berawal dari rasa penasaran. Penasaran bagaimana susahnya mendapatkan visa negara satu ini. Jujur pembuatan visa USA ini sudah kami lakukan setahun yang lalu. Tepatnya sebelum saya berangkat ke Eropa dan janji temu untuk wawancara di Kedutaan Amerika-nya dilakukan beberapa hari setelah kedatangan saya dari Eropa. Sehingga persiapan untuk visa USA saya kerjakan berbarengan dengan persiapan untuk Eurotrip bersama Mama Papa 2017 yang lalu. Selain karena penasaran, alasan lainnya adalah agar kepulangan saya dari Eropa melalui Jakarta bisa membuahkan hasil satu buah visa (mumpung sedang di Jakarta), sehingga kembali ke Batam tanpa tangan kosong he..he.. Dan kita pilih visa USA karena jika lolos bisa berlaku sampai 5 tahun, jadi ga mesti buru-buru berangkatnya. Kalau ditanya siapa yang mau ke USA, jawaban sebenarnya adalah Bang Tomi. Saya sendiri melalukan ini semua demi mewujudkan impiannya. Berikut langkah-langkah yang kami lakukan dalam pengurusan visa USA ini :

1. Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang tata cara pengajuan visa USA.
 
Mulai dari membaca situs aplikasi visa USA sampai membaca blog-blog orang lain yang sharing tentang bagaimana proses pengajuan visa USA yang mereka alami. Ditahap ini sebenarnya sudah mulai deg-degan karena info yang didapat lebih banyak yang gagal daripada yang lolosnya, terutama untuk percobaan pertama huaa... Yup banyak yang mesti 2 sampai 3 kali mengajukan visa USA baru akhirnya lolos, ada juga yang ga lolos sama sekali hiks..hiks.. Di tahap ini uda tau berapa biayanya, prosesnya gimana dll.

2. Mempersiapkan pas foto berlatar belakang putih.

Jika membaca situs aplikasi visa USA, kita disuruh untuk membayar biaya visa dulu baru memulai proses pendaftaran pengajuan visa secara online. Tapi kami melakukan proses pendaftaran pengajuan visa online terlebih dahulu atau yang biasa disebut pengisian formulir DS-160 untuk proses pengajuan visa non-imigran. Hal pertama yang  mesti kita siapkan untuk mengisi formulir DS-160 ini adalah file digital pas foto berlatar belakang putih ukuran 5x5cm. Kebanyakan orang terutama yang tinggal di Jakarta akan pergi ke daerah Sabang (Jakarta Pusat) untuk foto di studio foto yang ada disana. Selain untuk foto, disana juga sebenarnya banyak banget calo yang bisa bantu untuk proses pengajuan visa USA ini atau visa-visa lainnya he..he.. Tapi ga seru kan ya, kalau pake calo he..he.. Soalnya urus sendiri itu gampang kok, apalagi kalau uda baca blog saya ha..ha.. Mudah-mudahan benar ya, Amin..

Nah ketika orang lain bikin pas fotonya di studio foto, saya dan suami malah bikin pas foto nya sendiri aja masing-masing. Saya bikin di rumah di Batam pake kamera mirorless dengan bantuan timer dan dinding rumah warna putih, sedangkan Bang Tomi bikin pas fotonya di Balikpapan dari kamera HP dengan bantuan dinding warna putih kantornya he..he.. Kenapa kami pede banget bikin pas foto untuk visa USA dengan cara seperti itu, karena nanti file digital pas foto ini bakal diedit dan dicrop oleh ahlinya kok. Ahlinya sendiri tak lain dan tak bukan teman kantornya Bang Tomi yang memang jago photography, namanya Pak Rahmanto, makasih banyak ya Pak. Jadi dengan bantuan beliau file foto kami dibuat sesuai dengan aturan untuk pengisian formulir DS-160. Aturan untuk pas fotonya bisa di baca di situs ini.

Ini foto Bang Tomi untuk apply visa USA.

Untuk teman-teman yang berjilbab, tidak perlu sampai lepas jilbab untuk pas foto visa USA ini. Yang paling penting 80-90% area wajah terlihat jelas, dari jidat sampai dagu. Saya waktu bikin pas foto ini pake jilbab langsung tanpa pet atau bisa disiasati dengan pakai dalaman jilbab yang model antem dan tertutup leher.
Contoh yang disarankan oleh kedutaan Amerika.


3. Mempersiapkan bookingan hotel dan penerbangan untuk berangkat ke Amerika.

Jadi tahap ini kita uda bikin rencana untuk kapan berangkat ke Amerikanya. Kita bikin 2-3 bulan setelah tanggal pembuatan visa USA. Untuk bookingan hotel bisa  dilakukan dengan menggunakan jasa booking.com yang free cancelation dan untuk tiket pesawat bisa minta tolong jasa travel agen/biro perjalanan untuk bikin bookingan tiket sementara. Jadi semua bookingan ini tidak mengikat dan dapat dicancel jika visa tidak lolos atau belum akan berangkat dalam waktu dekat seperti kita berdua.

4. Mengisi formulir pengajuan visa USA non imigran DS-160 secara online.

Setelah file pas foto secara digitalnya jadi, kami lalu memulai proses pengisian formulir DS-160 secara online. Masih ingat banget ini kita lakukan malam-malam dikamar kita di Batam sebelum tidur he..he.. Proses ini yang cukup bikin ribet dan membuat orang kebanyakan memilih memakai jasa calo. Mudah-mudahan apa yang di sharing disini bisa membantu buat yang mau coba sendiri kayak kita.

- Pertama kita masuk ke situs https://ceac.state.gov/genniv/.

- Halaman pertama yang kita temui adalah sebagai berikut : 
Halaman awal memulai formulir DS-160.

Pilih negara Indonesia-Jakarta sebagai lokasi untuk pengajuan visa USA (bisa pilih Indonesia Surabaya juga untuk teman-teman yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya),  lalu masukan kode yang ada dibawah. Selanjutnya klik tombol merah "Start An Application".

- Halaman kedua kita berisi informasi tentang aplikasi visa USA yang kita ajukan termasuk nomor ID aplikasi visa dan tanggal pengisian formulir.
Pada bagian bawah ada kolom pertanyaan untuk keamanan (security question), kita bisa pilih pertanyaan yang kita sukai seperti "nama dari nenek pihak ibu", "kota pertama kali bekerja" dll. Kami memilih pertanyaan "kota pertama kali bertemu dengan pasangan" he..he.. Lalu masukan jawabannya pada kolom berikutnya. Klik tombol "Continue".

Foto asli dari pengisian form DS-160 kami malam itu.
  
Security question yang kami pilih.

- Halaman berikutnya isian untuk data Personal (ada 2 halaman).
Mulai dari nama depan, nama belakang, no KTP, status kewarganegaraan dll. Jika berniat mengajukan visa USA secara berkelompok/keluarga. Orang yang pertama mengisi formulir ini adalah kepala keluarga/ketua kelompok yang bertanggung jawab terutama untuk masalah finansial selama perjalanan ke Amerika. Di kasus kita tentu saja Bang Tomi yang isi ini duluan. Ada isian US Social Security Number dan US Taxpayer ID Number klik does not apply.

- Halaman berikutnya isian untuk alamat dan nomor telpon.
Disini kita diminta untuk memasukan alamat sesuai paspor, nomor telpon, dan juga email.

Contoh halamannya.

- Halaman berikutnya isian untuk data Paspor.
Isi sesuai dengan data yang ada di Paspor, mulai dari nomor Paspor, tanggal berlaku dll. Ada isian Passport book number klik does not apply. Jadi ini beda dengan no paspor, dan negara kita ga ada nomor buku paspor ini. Ada pertanyaan pernah kehilangan paspor, jawab jujur kalau pernah hilang ya teman-teman. Karena kami belum pernah kehilangan paspor jadi jawabnya NO.

- Halaman berikutnya isian untuk data Travel.
Disini kita diminta untuk mengisi alasan kita berkunjung ke Amerika dalam rangka apa. Kita tentu memilih dalam rangka traveling/jalan-jalan. Lalu ada isian tanggal berapa kita akan masuk ke Amerika dan berapa hari kita akan ada disana. Isi ini sesuai data bookingan tiket pesawat yang sudah kita buat ya. Termasuk no flight-nya. Ada isian kota kedatangan, lokasi yang kita kunjungi bisa isi sesuai data hotel yang sudah di booking dari booking.com. Lalu ada pertanyaan siapa yang membiayai perjalanan ini. Isi diri sendiri atau suami sang penyandang dana utama he..he..

Halaman Travel.
Isian alamat di Amerika.

- Halaman berikutnya isian data Travel Companion.
Disini kita ditanya apakah ada orang lain yang ikut pergi bersama kita. Jawab yes untuk yang pergi bersama keluarga/rombongan. Ada pertanyaan juga apakah kita pergi dengan rombongan atau organisasi, kita jawab NO.

- Halaman berikutnya isian data Previous U.S. Travel Information.
Pertanyaan disini berkisar tentang apakah kita pernah ke Amerika sebelumnya, pernah dapat visa USA sebelumnya, apakah visa USA pernah ditolak dll. Karena kita belum pernah sama sekali jawab semuanya NO.

- Halaman berikutnya U.S. Point of contact information.
Disini kita diminta untuk mengisi contact information kita selama di USA. Saya isi sesuai data hotel yang sudah dibooking sebelumnya.

Maafkan kalo fotonya blur he..he..

- Halaman berikutnya Family Information.
Isian disini tentang data keluarga termasuk nama Ayah dan Ibu. Ada pertanyaan apakah ada keluarga/tunangan di Amerika. Baiknya jawab NO aja. Kami memang ga punya juga sih he..he.. Jangan lupa isi data pasangan juga kalau sudah berumah tangga.

- Halaman berikutnya  Work / Education / Training.
Pertanyaan-pertanyaan disini sekitar masalah pekerjaan, mulai dari perusahaan apa, alamat kantor, gaji dll. Lalu isian tentang pendidikan terakhir juga. Bang Tomi isi pendidikan terakhirnya di S1. Sedangkan saya ga ditanya tentang masalah pendidikan karena bikin dihalaman sebelumnya sebagai pengangguran ha..ha.. 

Contoh isian data pendidikan.

Halaman isian form saya yang pengangguran.

Selanjutnya ada pertanyaan tentang apakah kita masuk dalam kelompok tertentu dan pertanyaan mengenai organisasi dll kita jawabnya NO aja karena memang ga ikutan he..he.. Ada pertanyaan tentang data traveling kita 5 tahun terakhir ke negara-negara apa saja. Makin banyak makin bagus. Ditanya juga apakah pernah ikut militer atau ga. Untuk pertanyaan-pertanyaan berikutnya kita jawab NO.

- Halaman berikutnya Security & Background Information.
Ada sekitar 20 pertanyaan disini, intinya mengecek apakah kita pernah terlibat dengan masalah sosial, HAM, kesehatan dll. Jawab semuanya NO, tapi kalau memang pernah terlibat mesti jujur ya.

Setelah formulir DS-160 ini kita isi dengan lengkap, kita masih bisa men-cek ulang dan memastikan data yang diisi telah benar. Selanjutnya kita diminta untuk memasukkan  pas foto digital yang sudah disiapkan sebelumnya. Lalu tekan tombol Next: Continue Using This Photo. Berikutnya tinggal Sign & Submit formulir DS-160 yang sudah kita isi tersebut. Setelah formulir DS-160 disubmit kita akan menerima bukti konfirmasi penyerahan aplikasi visa Nonimigran. Konfirmasi ini berisi detail data pribadi serta nomor konfirmasi aplikasi visa.

Halaman untuk memasukan file foto digital.

Sign & Submit formulir DS-160.

Konfirmasi aplikasi form DS-160 Bang Tomi.

Berikutnya kita akan masuk pada halaman Thank You seperti dibawah ini. Bagi teman-teman yang bikin visa sekeluarga atau berkelompok, pada halaman ini tinggal klik tombol "Create a Family Application" atau "Start Another Aplication". Pada kasus kami karena pengajuannya suami istri jadi pilih tombol "Create a Family Application". Sedangkan untuk teman-teman yang bikin visa perorang tinggal klik tombol "Exit Application".

Halaman Thank You.

Saat klik tombol "Create a Family Application", kita langsung masuk ke halaman awal pengisian formulir DS-160. Selanjutnya tinggal mengikuti proses pengisian formulir DS-160 dari awal, tapi untuk orang kedua ini lebih mudah karena beberapa isian seperti alamat tempat tinggal, alamat di Amerika dan beberapa isian lainnya sudah otomatis terisi karena ter-record sama dengan formulir pengajuan orang pertama (kepala keluarga). Sehingga prosesnya lebih mudah dan cepat. Malah ada pertanyaan-pertanyaan atau isian yang tadinya ada di formulir orang pertama, ga muncul lagi di formulir orang berikutnya yeay..

Selanjutnya prosesnya sama, masukkan pas foto digital, klik tombol "Continue Application" dan submit formulir DS-160 yang sudah dicek sebelumnya. Sampai akhirnya dapat bukti konfirmasi penyerahan aplikasi visa Nonimigran sebagai berikut :

Halaman konfirmasi foto yang digunakan.

Konfirmasi aplikasi form DS-160 saya.

Langkah selanjutnya masuk halaman Thank You dan klik tombol "Exit Application". Ini berarti kita sudah selesai mengisi formulir pengajuan visa DS-160. Formulir DS-160 yang sudah komplit ini mesti di print di kertas A4 untuk dibawa saat janji temu/wawancara di kedutaan Amerika.

5. Membuat akun registrasi untuk jadwal janji temu dan pembayaran biaya visa USA.

Pada proses ini jangan lupa tambahkan data keluarga/kelompok yang ikut mengajukan visa USA bersama kita. Sehingga nantinya proses wawancara/janji temu di Kedutaan Amerika-nya  dilakukan secara bersama-sama. Caranya tinggal klik tombol "Tambahkan Nama", lalu isi formulir dan simpan. Akan muncul halaman dengan detail data keluarga seperti berikut. Lakukan langkah yang sama jika ada anak atau anggota keluarga lainnya, atau klik tombol "Lanjutkan" jika sudah selesai. 

Akun registrasi untuk mendapatkan jadwal janji temu di Kedutaan USA.

Halaman untuk membuat jadwal janji temu keluarga/group.

Form isian data keluarga yang ikut janji temu bersama.
Halaman detail data anggota keluarga.

Berikutnya kita masuk pada halaman Spesifikasi Pengiriman Dokumen, pada halaman ini kita harus memilih dokumen paspor kita yang berisi visa USA ingin dikirim ke alamat rumah, kantor atau ingin dijemput secara pribadi. Bisa dikirim sampai seluruh Indonesia kok, jadi untuk teman-teman yang sibuk kerja bisa pilih option ini. Kita lebih milih option jemput di Casablanca RPX, biar lebih aman.

Halaman pilihan pengiriman dokumen/paspor.

Bisa pilih di RPX seluruh Indonesia, termasuk Batam.

Selanjutnya masuk ke halaman pembayaran. Biaya otomatis terakumulasi sebanyak anggota keluarga/kelompok yang mengajukan visa. Ada 2 cara proses pembayaran biaya visa ini, kita pilih "Pembayaran Tunai", ini artinya kita membayarkan secara tunai melalui Bank CIMB Niaga terdekat. Sebelumnya kami memastikan dulu kalau Bank CIMB Niaga di Batam sudah bisa melakukan pembayaran visa USA secara tunai ini. Alhamdulillah bisa dan sudah sering melakukannya. Semua biaya yang kita keluarkan untuk proses visa USA ini sifatnya tidak dapat dikembalikan termasuk juga jika visa kita ditolak hiks..hiks.. Nanti kita akan mendapatkan nomor Virtual Account untuk pembayaran dan tata cara pembayarannya.

Dana tidak dikembalikan apa pun yang terjadi, tapi lihat USD masih 13500 saat itu.

Halaman pembayaran.

Dapat bukti konfrimasi dan nomor Virtual Account yang digunakan untuk pembayaran visa USA di Bank CIMB Niaga.


Petunjuk pembayaran visa USA.


Selanjutnya tinggal pergi ke Bank CIMB Niaga terdekat dan melakukan pembayaran visa ini dengan menggunakan nomor Virtual Account yang didapat sebelumnya. Slip bukti pembayaran yang diberikan oleh pihak Bank jangan sampai hilang, karena mesti dibawa saat janji temu/wawancara di Kedutaan Amerika nanti. Jadi mesti disimpan baik-baik.

Form isian pembayaran visa USA di CIMB Niaga Batam.

Ini slip bukti pembayaran yang mesti kita simpan dan dibawa saat janji temu ke kedutaan USA.

Setelah itu kembali masuk ke halaman registrasi jadwal janji temu dan masuk ke halaman konfirmasi pembayaran. Disini kita diminta untuk memasukkan nomor bukti pembayaran yang tertera pada slip bukti pembayaran yang diberikan oleh pihak Bank CIMB Niaga. Jika pendaftaran bersama keluarga/kelompok, nomor pembayaran yang dimasukkan sama karena prosesnya bersamaan dan hanya ada satu slip bukti pembayaran bersama. Lalu tekan tombol "Lanjutkan".

Halaman memasukkan nomor pembayaran.

Berikutnya kita masuk pada halaman untuk memilih tanggal jadwal janji temu / wawancara di Kedutaan Amerika. Silakan pilih tanggal yang tersedia sesuai dengan yang kita inginkan. Selanjutnya jadwal janji temu kita sudah terjadwal di sistem dan kita mendapatkan form konfirmasi janji temu yang mesti kita print di kertas A4 dan mesti dibawa saat janji temu/wawancara di Kedutaan Amerika.

Halaman memilih tanggal untuk janji temu di kedutaan USA.

Halaman konfirmasi janji temu.

6. Saat janji temu / wawancara di Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta.


Akhirnya hari untuk wawancara di Kedutaan Amerika pun datang. Seperti yang saya ceritakan diatas, proses pengajuannya sejak tanggal 12 Oktober 2017,  sebelum saya berangkat ke Eropa dan kami memilih jadwal janji temu tanggal 13 November 2017 beberapa hari setelah kepulangan saya dari Eropa.  Jeda 1 bulan tersebut kami manfaatkan untuk melengkapi persyaratan visa standar seperti file-file berikut ini terbagi atas file wajib dan file penunjang : 
  • Cetak pas foto ukuran 5x5cm di studio foto daerah Sabang Jakarta Pusat (file wajib).
  • Print formulir aplikasi pengajuan visa USA nonimigran DS-160 masing-masing di kertas A4 (file wajib).
  • Print konfirmasi jadwal janji temu di kedutaan Amerika Serikat Jakarta pada kertas A4 (file wajib).
  • Menyiapkan paspor terkini dan paspor lama beserta fotocopy halaman depan dan belakang paspor baru (file wajib).
  • Menyiapkan slip bukti pembayaran visa Asli dari Bank CIMB Niaga dan fotocopy-nya (file wajib).
  • Print bookingan hotel dari booking.com (file penunjang).
  • Print bookingan tiket pesawat (file penunjang).
  • Menyiapkan KK asli dan fotocopy-nya (file penunjang).
  • Menyiapkan akte kelahiran asli dan fotocopy-nya (file penunjang).
  • Menyiapkan rekening koran tabungan 3 bulan terakhir (file penunjang).
  • Menyiapkan surat rekomendasi dari Bank (file penunjang).
  • Menyiapkan slip gaji 3 bulan terakhir (file penunjang).
  • Menyiapkan surat keterangan kerja dari kantor Bang Tomi (file penunjang).
  • Menyiapkan buku nikah asli dan fotocopy-nya (file penunjang).
  • Menyiapkan formulir SPT pajak Bang Tomi (file penunjang).
  • Menyiapkan itinerary perjalanan selama di USA (file penunjang).
Selain mempersiapkan file-file diatas, kami berdua juga menyiapkan diri untuk tanya jawab saat wawancara di Kedutaan Amerika nantinya. Mulai dari pertanyaan-pertanyaan standar seperti mau ngapain ke USA, tinggal dimana di Amerika, sampai pertanyaan-pertanyaan sulit seperti mengenai pekerjaan, kehidupan pribadi dan lain sebagainya. Termasuk pertanyaan mengenai anak, yup kami mempersiapkan diri untuk pertanyaan seperti itu. Semuanya kami pelajari dengan dua bahasa, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Tapi tentu kita lebih konsen dalam Bahasa Inggris, agar tidak gugup dan siap menghadapi segala kemungkinan pertanyaan yang mungkin dilontarkan oleh si pewawancara.

Catatan Q&A yang kami bikin untuk persiapan wawancara di Kedutaan USA.


Senin pagi itu kita bangun pagi-pagi sekali dan bersiap ke kedutaan Amerika di jalan Medan Merdeka Jakarta. Dari stasiun Kalibata kami naik kereta KRL menuju stasiun Gondangdia, selanjutnya naik Gojek ke kedutaan Amerika yang berada persis didepan stasiun Gambir. Saat kami sampai sekitar jam 06.30 pagi, sudah terlihat antrian orang dengan map ditangan di bagian luar pintu kedutaan tersebut. Saya saking grogi dan pengen cepat-cepat antri, ampe lupa ngembaliin helm abang Gojek pas uda nyampe huaha..ha.. Untung abang Gojeknya ingatin sambil senyum simpul. Bang Tomi uda duluan sampai dengan Gojeknya jadi uda duluan antri. Oya, tidak diperkenankan membawa tas ransel pada saat janji temu ini, jadi pake tas slempang atau tas jinjing aja ya teman-teman.

Dilihat dari penampilannya orang-orang yang antri pagi itu berbagai macam kalangan, ada yang seperti orang kantoran, ada yang seperti konglomerat dan ada juga yang biasa aja. Nah kalau saya dan suami memilih untuk menjaga penampilan dengan memakai baju formal seperti kemeja dan blazer. Oya kita wajib memakai sepatu, jangan sampai pakai sandal. Ingat kita akan dinilai sejak mulai antri didepan pintu ini lho. Karena cctv sudah mulai menyoroti kita satu persatu. Tak lama antri, file wajib kami masing-masing di cek oleh petugas keamanan Kedutaan, mulai dari form konfirmasi janji temu sampai kelengkapan file-file wajib lainnya. Karena kalau tidak sesuai jadwal atau ada file yang belum lengkap maka petugas akan meminta kita untuk keluar dari antrian dan melengkapinya terlebih dahulu. Setelah itu kami diberi semacam nomor group antrian oleh petugas tersebut. Nantinya kita masuk ke dalam kedutaan berdasarkan nomor group yang dibagikan tadi.

Sekitar setengah jam kemudian nomor group kami pun disuruh masuk. Pintu pertama yang kita lewati adalah bagian screening metal detector. Segala barang bawaan kita diperiksa, tidak boleh ada sedikit pun cairan dalam tas kita, walaupun itu hanya sebotol minyak safe care harus dikeluarkan dan dititipkan. Intinya benar-benar secure melebihi naik pesawat domestik he..he.. Barang-barang kecil yang tidak boleh dibawa masuk ke kedutaan bisa dititip di pintu ini dan kita akan mendapat nomor penitipan.

Selanjutnya kita masuk ke pintu kedua, dipintu ini baru saja masuk kita langsung disambut oleh mbak-mbak muda berwajah ramah. Mbak-mbak ini akan meminta kita untuk menunjukkan file-file wajib persyaratan visa USA yang kita bawa dan menyusunnya sesuai urutan yang seharusnya mulai dari foto, paspor dll. Lalu kita diberi nomor antrian wawancara oleh mbak-mbak ini. File-file wajib tersebut seperti keterangan yang sudah saya sebut diatas sebelumnya. Susunan file wajib ini jangan kemudian diotak atik karena akan merepotkan petugas berikutnya.

Selanjutnya kita disuruh duduk menunggu nomor antrian wawancara kita dipanggil. Disini terdapat toilet dan dispenser air minum. Dihadapan kita ada 3 counter yang diisi oleh ibuk-ibuk orang Indonesia. Ketika nomor antrian kita dipanggil, kita diminta untuk menyerahkan semua dokumen (file-file) wajib yang sudah disusun oleh mbak-mbak tadi sebelumnya. Disini petugas akan mencocokan data kita dengan data yang ada di komputernya dan sepertinya memberi catatan yang dirasa perlu. Pada tahap ini belum ada wawancara yang berarti. Lalu setelah dokumen kita di terima pada counter ini, kita kemudian diminta untuk masuk ke ruangan berikutnya. Dan disinilah puncak segalanya ha..ha..

Ketika kami masuk ke ruangan wawancara ini, kami merasa suasana langsung tegang. Di ujung ruangan terdapat 4 counter pewanwancara yang kesemuanya diisi oleh orang asing. Satu pewawancara berkulit putih, satu berkulit hitam (keturunan Afrika) dan 2 pewawancara keturunan Tionghoa, semuanya berbahasa Inggris, sesekali berbahasa Indonesia yang kurang fasih. Disini kita bisa melihat dan mendengar langsung proses wawancara orang-orang sebelum kita. Dan kita juga bisa langsung tau visa mereka diterima atau ditolak saat itu juga. Dan kebanyakan dari mereka mendapatkan kertas merah muda alias visa nya di tolak. Proses wawancara ini bisa berjalan sangat panjang atau malah sebaliknya sangat singkat tergantung bagaimana kita menjawab pertanyaan dari si pewanwancara.  Hasilnya ada 3, kertas putih untuk yang visa nya diterima, kertas merah muda untuk visa yang ditolak dan kertas kuning untuk visa yang masih dipertimbangkan. Harapan semua orang yang ada diruang itu tentu mendapatkan kertas putih.

Tapi tak semudah itu teman-teman. Kami melihat sendiri bagaimana seorang wanita yang awalnya sangat bagus menjawab semua pertanyaan yang diajukan kepadanya, tiba-tiba jadi gugup dan terbata-bata ketika si pewawancara menanyakan hal yang sama berulang kali dan sepertinya menemukan celah yang kurang meyakinkan dari wanita tersebut. Kami juga melihat seorang wanita sampai menangis saat visa USA-nya ditolak untuk yang ke-3 kalinya, dengan alasan yang sama yaitu dia tidak diperkenankan bertemu keluarga tunangannya di Amerika sana. Kami juga melihat seorang lelaki yang tak berapa lama diwawancara langsung mendapat kertas merah muda. Tapi kami juga melihat pasangan ibu dan anak kecil yang tak lama diwawancara, lalu mendapat kertas putih tersenyum bahagia keluar ruangan tersebut.

Kami berdua tak henti berdoa selama menunggu nomor antrian kami dipanggil. Kami berdua pasrah dan ikhlas kalau memang visa USA kami ditolak dan uang 4juta lebih melayang hilang tanpa bekas. Dari semua pewawancara kami berharap mendapat pewawancara yang baik dan ramah. Biar ga grogi saat wawancara nanti. Oya selama nunggu ini ada juga orang yang lagaknya sok dan ngetawain orang yang gagap saat wawancara. Taunya pas dia diwawancara juga gagap dan susah jawab. Intinya ga usah berlagak bisa dan pandai disini, lebih baik berdoa dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Salah satunya dengan mendengar dan menyimak wawancara sebelum kita, agar kita bisa mempersiapkan diri jika ditanya hal yang sama.

Ketika nomor antrian kami dipanggil, kami berdua pun langsung menuju ruang counter yang kosong. Alhamdulillah kami mendapat pewawancara yang baik dan ramah, dia pewawancara asing yang berkulit hitam keturunan Afrika. Dia menyapa kami dan langsung menanyakan tujuan kami ke USA untuk apa dalam bahasa Inggris. Dengan fasih Bang Tomi langsung menjawab untuk traveling/jalan-jalan. Lalu selanjutnya dia bertanya mau ke kota apa di USA. Kami jawab New York & Washington DC. Berikutnya dia tanyakan Bang Tomi kerja dimana dan sudah berapa tahun. Saat menjawab hal ini Bang Tomi sudah bersiap untuk mengeluarkan surat keterangan kerja yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tapi tidak diminta dan dia sudah puas dengan jawaban singkat padat dan jelas dari Bang Tomi. Pewawancara ini mewawancarai kami sambil mengetik dan melihat layar komputernya.  Sepertinya membaca catatan dari counter sebelumnya. Pertanyaan berikutnya dia bertanya apakah kami punya anak? ha..ha..benerkan ditanya sampai hal ini, Bang Tomi menjawab belum. Lalu dia mengangguk dan meminta kami untuk scan sidik jari pada alat yang ada dihadapan kami. Lalu dia bilang "Congratulation your visa have been approved, welcome to United State" dan menyerahkan kertas putih tanda visa kami diterima.

Rasanya tak sampai 5 menit kami diwawancara, orang-orang sebelum kami aja masih belum selesai wawancaranya di 3 counter sebelah kami. Alhamdulillah tak hentinya kami bersyukur,  orang-orang yang sedang duduk menunggu panggilan wawancara memandang kami penuh takjub, karena proses wawancara yang singkat dan visa kami diterima. File-file penunjang yang sudah kami siapkan tak satu pun diminta. Semuanya memang karena kemudahan oleh Allah & RasulNya. Kami keluar ruangan dengan senyum terkembang. Ada rasa percaya tak percaya dengan proses yang singkat barusan. Selanjutnya kami keluar dari kedutaan dan mengambil barang-barang yang dititip di pintu screening sebelumnya. Saking senangnya, pagi itu kita putuskan untuk jalan kaki sepanjang jalan merdeka sekalian mengenalkan suasana sekitar Monas ke Bang Tomi. Kami jalan santai melewati kantor Balaikota Jakarta yang sudah tidak ditempati Ahok lagi dan suasananya sudah berubah. Melewati kantor Telkom Jakarta Pusat tempat saya kerja praktek pas kuliah dulu dan bercengkrama sepanjang jalan tersebut. Oya kenapa sampai ditanya masalah anak, karena sesungguhnya pewawancara itu ingin memastikan kita akan balik ke Indonesia dan tidak akan jadi imigran gelap setibanya di USA nanti, nah dengan adanya anak yang tinggal di Indonesia sebenarnya bisa lebih menguatkan untuk kita balik ke Indonesia, tapi Alhamdulillah si pewawancara yakin kita ga bakal tinggal di USA kok, mungkin melihat kerjaan, travel history, dan latar belakang kami di Indonesia.

Wajah happy kami setelah mendapatkan kertas putih dari kedutaan USA.

7. Pengambilan paspor di RPX Casablanca.

Tiga hari kemudian kami mendapat kabar kalau paspor kami sudah bisa diambil di RPX Casablanca Jakarta. Kami pun bergegas menuju RPX Casablanca, buat teman-teman yang belum tau, RPX ini letaknya sebelum ITC Kuningan dan Mall Ambasador kalau dari arah jalan Jendral Sudirman. Tepatnya disamping Baso Solo Samrat, kami datang pas jam makan siang jadinya mesti menunggu beberapa saat sampai akhirnya diberi nomor antrian oleh Pak Satpam di lantai 1. Pengambilan paspornya sendiri dilakukan dilantai 2. Kita diminta untuk memperlihatkan KTP, sebelum akhirnya amplop coklat berisi paspor itu berpindah ke tangan kita. Masih terasa deg-degan pas buka amplop ini, karena takutnya visa USA kami ternyata ditolak. Alhamdulillah, setelah di cek visa USA kami tertempel manis didalam paspor masing-masing. Rasanya sungguh lega, apalagi pas lihat visa USA ini berlaku sampai 5 tahun ke depan. Yes, setelah visa USA ditangan baru deh sya hunting tiket buat ke USA he..he.. Next saya akan cerita perjalanan kami mengeliling Amerika Serikat. Terus ikuti blog ini ya, semoga bermanfaat..

Kantor RPX yang cat hitam.

Persis disamping kedai Bakso ini.

Bagian lantai 1 RPX Casablanca.

Amplop coklat berisi paspor kami berdua.

Alhamdulillah, visa USA nya tertempel di paspor saya.

We did it, abangku..

Pengalaman Hunting Aurora Yang Sangat Berkesan di Tromso Untuk Kedua Kalinya.

  Hai Miss Aurora. Kalian uda baca pengalaman hunting aurora saya pertama kalinya di Tromso belum? Kalau belum silakan baca disini ya. Soal...