Tampilkan postingan dengan label JapanSakuraTrip2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JapanSakuraTrip2017. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Juni 2017

Japan Sakura Trip 2017 Day 13 - Osaka to Kuala Lumpur.

Airport.

Setelah seharian di Universal Studio Japan. Malamnya kami lalu menuju Kansai Airport Osaka. Bandara Kansai ini sangat ramah untuk turis termasuk untuk turis yang memutuskan menginap disini. Karena hampir semua kursi nya bisa dijadikan tempat tidur karena tidak memiliki pembatas satu dengan yang lain. Saat tiba di stasiun Bandara Kansai, kami langsung menuju lantai 2 bandara. Lantai ini dipergunakan sebagai area check in dan keberangkatan. Setelah melihat-lihat akhirnya kami memutuskan tidur di salah satu kursi dekat area check in. Tak jauh dari kami terlihat beberapa turis yang juga menginap di bandara ini. Karena lumayan sepi, 2 kursi panjang nya kami buat berhadapan dan saling berdekatan. Sehingga kami bisa tidur saling berhadapan dan berdekatan he..he.. Malam itu kami pun tidur lempeng di bandara.

Kansai International Airport.

Paginya sekitar jam 5 saya terbangun. Langsung ke toilet yang tidak jauh dari kursi tempat kami tidur semalam. Pas di toilet ini saya baru sadar HP saya yang ada disaku jaket tidak ada. Karena cemas, takut HP nya hilang saya buru-buru balik ke kursi tempat kami tidur semalam dan membangunkan Bang Tomi sambil bilang HP ga ada. Ternyata si Abang yang nyimpan. Katanya semalam HP ini terjatuh dari saku jaket saya. Saya ga sadar karena enak tidur. Makanya langsung disimpan sama Bang Tomi.

Suasana di bandara Kansai Osaka.

Alhamdulillah lega banget rasanya, soalnya saya takut banget kalau HP nya sampai hilang. Banyak foto kami yang bagus-bagus ada di HP itu. Nah walau bandara Kansai ini termasuk bandara yang aman buat turis menginap, tapi kita tetap mesti hati-hati ya guys. Setelah HP nya ketemu, saya lalu ke lantai atas untuk mencari prayer room buat solat Subuh. Di lantai 3 saya melihat deretan restoran yang masih tutup. 

Saat melintasi deretan restoran itu, saya bertemu dengan salah satu petugas keamanan bandara. Saya lalu bertanya dimana Prayer Room nya. Namun karena keterbatasan bahasa, si petugas ini tidak mengerti bahasa inggris. Lalu saya melakukan adegan seperti orang berdoa dalam Islam (menengadahkan tangan), makin bingung dia. Baru saya ingat cara berdoa orang disini berbeda, saya contohkan cara berdoa yang dilakukan oleh mereka kalau di kuil-kuil. Sambil merapatkan kedua telapak tangan dan menutup mata, lalu saya ulang berkata "prayer room". Langsung dia paham dan berkata "oo prayer room, haik..haik.."

Akhirnya saya diantar petugas keamanan ini menuju prayer room. Ternyata prayer room bandara Kansai ini ada di ujung lantai 4. Memang sedikit tersembunyi tempatnya. Untung tadi ketemu si petugas ini jadi bisa diantar tanpa kesasar. Prayer room disini terpisah antara laki-laki dan perempuan.

Prayer Room di bandara Kansai.

Prayer room untuk laki-laki.

Prayer room untuk wanita.

Saat saya masuk ke bagian perempuan ternyata sudah ada 3 orang gadis yang ada disana. Saya langsung solat subuh dulu. Saat selesai solat tinggal 1 orang gadis saja. 2 yang lain sudah pergi. Karena wajahnya melayu dan pake jilbab saya pun bertanya dari mana? Ternyata gadis ini dari Indonesia. Akhirnya kami pun berkenalan dan berbincang. Setelah berkenalan baru tau namanya Lies. Lies ini ke Jepang karena mengikuti program seminar untuk mahasiswa. Wah salut deh buat adik-adik yang bisa keluar negeri karena berprestasi. Ternyata Lies ini juga tidur di bandara Kansai ini semalam. Soalnya takut telat penerbangan pagi ini.

View yang terlihat saat masuk ke prayer room nya.

Rak untuk sepatu di dalam prayer room.

Bagian dalam untuk beribadah di prayer room.

Alat sholat pun tersedia disini.

Penunjuk arah kiblat.

Tempat wudhu.

Saya lalu pamit, soalnya mau kembali ke kursi untuk gantian dengan Bang Tomi, jagain barang-barang kami. Biar Bang Tomi bisa solat subuh juga. Selesai Bang Tomi solat, saya lalu membeli sarapan di mini market family mart yang tidak jauh dari tempat kami duduk. Saya membeli nasi putih saja. Soalnya kami masih ada pop mie, jadi tinggal seduh pop mie dengan air panas ditambah nasi. Hmm yummy.. Air panas tersedia gratis di bandara  Kansai ini, begitu juga tap water untuk air dinginnya, jadi tidak perlu khawatir. Timbangan barang/koper juga tersedia gratis. Ini penting karena bagasi naik budget airlines pasti sangat diperhatikan he..he.. Fasilitas bandara ini lengkap dan memadai. Setelah sarapan dan beres-beres. Kami lalu mencari counter check in Air Asia.

Fasilitas air minum dan air panas gratis di bandara Kansai.

Air panas bisa untuk bikin pop mie dll he..he..

Saat tiba di counter check in air asia menuju KL, kami melihat antrian calon penumpang sudah panjang. Awalnya kami ikutan antri diantrian yang panjang ini. Tapi karena kami sudah web check in, saya pun men-cek ke counter disebelahnya untuk melihat apakah ada antrian khusus bagi penumpang yang sudah web check in. Alhamdulillah ternyata memang ada. Dengan pede nya kami jalan melalui antrian panjang ini sambil dorong troli dan pindah ke counter sebelahnya yang kosong tanpa antrian he..he..

Ini untungnya kalau sudah web check in jadi antri saat check in pun tidak perlu lama karena pasti tersedia counter khusus yang lebih cepat prosesnya. Setelah memasukan bagasi dan pengecekan data. Proses check in kami pun beres. Karena bagasi kabin kami masing sudah mencapai batas 7 kg. Kami diminta untuk tidak belanja lagi selama di bandara Kansai ini he..he.. *derita naik budget airline.

Beres urusan check in kami lalu antri dibagian imigrasi. Ternyata antrian imigrasi bandara Kansai pagi itu lumayan panjang. Untung kami memutuskan untuk nginap di bandara semalam, jadi punya banyak waktu dan tidak terburu-buru takut terlambat naik pesawat. Setelah melewati imigrasi, kami diarahkan ke bagian x-ray bagasi kabin, sebelum masuk x-ray ini petugas meminta paspor dan men-cek apakah kami berbelanja dengan fasilitas free tax. Karena kalau berbelanja dengan fasilitas free tax maka akan ada bukti kertas   belanja yang di-staples di paspor. 

Kami berdua ada kertas belanja free tax ini hasil belanja uniqlo dan casio he..he.. Kami pun diminta untuk melepas kertas bukti free tax ini dan memberikannya ke petugas. Ternyata memang peraturan di Jepang bukti belanja free tax itu mesti di-staples di paspor, jadi saat keluar imigrasi di bandara pasti di cek. Urusan imigrasi beres kami lalu jalan menuju gate pesawat.

Ternyata gate penerbangan kami letaknya jauh dan bukan digedung yang sama. Kami mesti naik kereta api dulu menuju gate pesawat. Wah bandara Kansai ini ternyata luas juga pemirsa. Lagi-lagi saya bersyukur nginap di bandara jadi punya waktu yang cukup menuju gate pesawat. Tadi saja Lies yang saya temui di prayer room sempat cerita kalau ada temannya yang ketinggalan naik pesawat kemaren di bandara Kansai ini. Karena itu dia memutuskan nginap di bandara saja, agar tidak telat. Apalagi buat kita yang baru pertama kali dan tidak tau gimana kondisi bandara ini.

Saat tiba di dekat pintu gate, kami melihat banyak sekali toko souvenir dan mini market disini. Wah tergoda buat belanja apalagi liat penumpang lain belanja dan menenteng kantong berisikan tokyo banana. Buat yang uda ke Jepang atau pernah dikasi kue ini pasti tau enaknya kue tokyo banana ini. Tapi mengingat bagasi kabin kami uda 7kg dan ingat warning dari petugas check in tadi, saya pun urung membeli oleh-oleh tokyo banana ini.

Ternyata keputusan ga belanja lagi ini, adalah keputusan yang bijak. Soalnya memang dilakukan pemeriksaan bagasi kabin lagi saat naik pesawat. Dan petugas yang mencek ini sama dengan petugas check in kita lagi. Banyak penumpang yang over weight dan mesti bayar bagasi akhirnya untuk membawa oleh-oleh tokyo banana ini. Untung kami ga belanja he..he..

Saat diatas pesawat, kami pun menuju kursi sesuai dengan boarding pass. Pesawat kami ini ternyata penuh dan disamping saya duduk seorang wanita melayu. Karena pesawatnya penuh jadi ga mungkin kami bisa cari kursi kosong buat tidur lempeng diatas pesawat ini he..he.. Satu jam setelah lepas landas pramugari pun membagi-bagikan makanan yang sudah dipesan penumpang sebelumnya. Buat yang belum pesab makanan bisa beli langsung diatas pesawat. Kami berdua sudah memesan makanan sebelum terbang, jadi didahulukan oleh pramugarinya. Untuk penerbangan kali ini kami memesan nasi briyani dan nasi dagang. Nasi briyani dihidangkan dengan butter masala chicken, sedangkan nasi dagang dihidangkan dengan kari ayam.

Menu nasi briyani.

Menu nasi dagang.

Kami saling icip kedua menu ini. Ternyata nasi briyaninya kurang enak, bumbunya tidak pas dilidah kami berdua. Jauh lebih enak menu nasi dagang kari ayamnya. Jadi buat teman-teman yang mau pesan makanan di pesawat Air Asia saran saya ga usah pesan nasi briyani nya ya he..he.. Kurang pas di lidah kita. Menu yang paling enak dan saya rekomendasikan kalau di pesawat Air Asia ini adalah Nasi Lemak Pak Nasser. Kalau bosan bisa coba nasi dagang kari ayam atau grandma's chicken pie yang saya makan saat berangkat dari KL ke Tokyo.
Ini dia penampakan menu nasi briyani Air Asia.

Penampakan menu nasi dagang Air Asia.

Selesai makan kami pun mengisi sisa waktu penerbangan kami dengan ngobrol dan tidur. Tak terasa akhirnya mendarat juga kami di Kuala Lumpur International Airport 2. Alhamdulillah sampai juga di KL. Sesampainya di bandara KLIA 2 ini, setelah melewati imigrasi dan mengambil bagasi kami langsung menuju tempat pembelian tiket bus dilantai dasar. Rencananya dari KLIA 2 ini kami akan naik bus menuju Singapura. Tiket bus StarMart Express sudah ditangan, harga tiket bus dari KLIA 2 ke Singapura adalah RM 59 / orang. 

Suasana didalam pesawat Air Asia dari Osaka ke KL.

Muka bantal + kenyang abis makan meals diatas pesawat.

Bandara KLIA2.
  Karena masih ada waktu sebelum berangkat dengan bus, kami makan dulu di KFC bandara KL ini. Selesai makan, kami sempat mandi dulu di shower room nya dan solat di mushala dekat shower room. Baru kemudian perjalanan kami lanjutkan dengan naik bus StarMart Express menuju Singapura. Di Singapura kami lalu naik ferry menuju Batam. Demikian rangkaian perjalanan kami ke Jepang. Semoga saya dapat terus berbagi pengalaman dan info trip-trip saya berikutnya kepada teman-teman semua. Amin YRA..

Rabu, 31 Mei 2017

Japan Sakura Trip 2017 Day 12 - Tips dan Trik ke Universal Studio Japan (USJ).

Universal Studio Japan.

Hari ini adalah hari terakhir kami jalan-jalan di Jepang. Karena besok pagi adalah jadwal penerbangan balik kami ke Kuala Lumpur (KL). Hari terakhir di Jepang kami manfaatkan untuk main sepuasnya di Universal Studio Japan (USJ). Di Jepang ada 3 theme park besar yang sangat populer yaitu Disney Land, Disney Sea dan Universal Studio Japan (USJ). Awalnya saya sempat ragu untuk mencoba salah satu dari 3 theme park terbesar di Jepang. Karena berdasarkan info yang saya dapat, antrian permainan di 3 theme park itu gila-gilaan. Sampai akhirnya saya ketemu sebuah blog yang memberikan info website yang bisa dijadikan acuan untuk pergi ke USJ. 

Alamat websitenya adalah http://www15.plala.or.jp/gcap/usj/. Dalam website ini kita bisa melihat kalender prakiraan jumlah pengunjung yang akan datang ke USJ. Walau berbahasa Jepang, tetapi kita tetap bisa memahami isi website ini. Di kalender prakiraan jumlah pengunjung akan terlihat warna hitam, merah tua, merah, oren, kuning, hijau, biru dan putih. Hindari tanggal yang berwarna hitam, merah tua, merah, dan oren yang menandakan pengunjung USJ bakal membludak. Sehingga antrian dalam theme park pasti bakal panjang. Paling aman datang disaat tanggal berwarna kuning, hijau, biru dan putih, karena prakiraan jumlah pengunjung hari tersebut sedikit. Alhamdulillah, setelah men-cek website prakiraan pengunjung USJ ini, kami mendapati bahwa di tanggal hari terakhir kami di Jepang menunjukkan warna kuning . Itu berarti pengunjung tidak terlalu banyak dan antrian di USJ tidak terlalu panjang he..he..

Contoh kalender prakiraan jumlah pengunjung USJ.
Prakiraan jumlah pengunjung USJ berdasarkan warna.

Karena itulah kami akhirnya memutuskan untuk mencoba salah satu dari 3 theme park paling populer di Jepang ini. Untuk orang dewasa memang lebih cocok main di USJ dibanding Disney Land atau Disney Sea. Karena permaian di USJ lebih menantang, cocok untuk pengunjung dewasa. Sedangkan Disney Land dan Disney Sea wahananya lebih banyak diperuntukan untuk anak-anak. Selain itu saya memilih USJ karena disini ada kawasan The Wizarding World of Harry Potter, sebagai penggemar buku dan film Harry Potter tentu saya ingin sekali melihat kawasan ini dan bermain di wahananya. Alhamdulillah impian tersebut terwujud hari ini. 

Saya bangun dengan semangat pagi ini, mengingat kami akan bermain-main di USJ. Setelah mandi, solat, sarapan dan beberes koper kami pun turun ke lobi hostel untuk proses check out. Koper, kami titip di hostel saja. Nanti malam sepulangnya dari USJ baru kami ambil kembali. Penitipan koper di hostel ini gratis. Setelah proses check out dan penitipan koper selesai kami jalan kaki menuju stasiun Shin-Imamiya.

Rute kami menuju USJ adalah dari stasiun Shin-Imamiya naik JR Osaka Loop menujj stasiun Nishi-Kujo, di stasiun Nishi-Kujo berganti kereta JR Yumesaki Line menuju stasiun Universal-City. Di stasiun Universal-City inilah USJ berada. Saat turun di stasiun Universal-City ini kami sudah melihat kereta api bertemakan Harry Potter salah satu wahana terbaik di USJ. Sayang tadi kami tidak naik kereta bergambar Harry Potter ini.

Kereta tema Harry Potter USJ.

Dari stasiun Universal-City kami lalu jalan kaki menuju pintu gerbang USJ. Keseruan sudah mulai terasa melihat suasana di kawasan Universal City ini. Tiba di gerbang USJ kami langsung menuju pintu masuk, karena sudah membeli tiket sebelumnya di Lawson, otomatis kami tidak perlu antri untuk beli tiket di USJ lagi. Kami sengaja datang bukan pas jam 9 pagi yaitu jam buka USJ. Ini dilakukan untuk menghindari antrian dipintu masuk saat jam buka USJ ini. Karena menurut pengalaman banyak orang antrian masuk di USJ sudah dimulai oleh pengunjung sejak jam 8 pagi, daripada kehabisan tenaga karena antri dipintu masuk aja, mending datang agak telat he..he.. Ternyata keputusan kami datang jam 10 itu memang tepat, tidak ada antrian yang berarti dipintu masuk USJ. Dan senangnya tidak ada pemeriksaan tas saat kami masuk pagi itu sehingga semua makanan yang kami bawa didalam tas lolos masuk.

Suasana di Universal City pagi itu.

Gerbang USJ.

Ayo masuk.

Tiket USJ yang kami beli di Lawson.

Pintu masuk USJ.

Setelah masuk di USJ kami langsung disambut lagu Maroon 5 yang bikin kita semakin semangat dan ceria. Tidak jauh dari pintu masuk saya langsung melihat Woody dan Winnie Woodpecker, langsung kami samperin dan saya kebagian foto dengan Winnie nya ha..ha.. Jalan lagi lalu lihat Shrek dan Fiona, mau foto tapi sepertinya mereka lebih mengutamakan berfoto dengan anak-anak he..he.. Lalu ketemu lagi karakter-karakter lainnya. Pagi ini tujuan utama kami adalah ke area The Wizarding World of Harry Potter dan mencoba wahana utamanya yaitu Harry Potter and the Forbidden Journey. Syukurlah pagi itu kami bisa melenggang masuk ke The Wizarding World of Harry Potter, tanpa perlu mengambil nomor antrian. Soalnya disaat pengunjung membludak, akan diterapkan sistem nomor antrian untuk masuk ke area ini. Karena kami datang disaat pengunjung tidak terlalu ramai, jadi bisa bebas keluar masuk area ini, tanpa dibatasi dengan sistem nomor antrian masuk. Alhamdulillah.

Suasana didalam USJ saat kami masuk.

Ketemu Winnie Woodpecker.

Abby.

Yang ini saya ga tau namanya he..he..

Baru masuk The Wizarding World of Harry Potter saya uda kegirangan apalagi saat berada di area Hogsmeade dan melihat Hogwarts Castle. Tempat ini adalah top list saya berikutnya setelah Shirakawa-go. Tanpa buang-buang waktu kami lalu menuju Hogwarts Castle untuk naik wahana Harry Potter and The Forbidden Journey. Ternyata antrian naik wahana ini sudah mengular. Lumayan gempor juga kami antri pagi itu sekitar 2 jam, tapi semua terbayarkan ketika naik wahana 4K3D ini. 

Ketemu mobil Papa nya Ron Weasley.

Mobil ini adalah hal pertama yang bisa kita lihat ketika memasuki kawasan The The Wizarding World of Harry Potter.

Kastil Hogwarts.

Tes dulu kursi ride nya sebelum antri, ini khusus buat yang berbadan besar atau kecil.

Antrian masuk wahana Harry Potter and The Forbidden Journey.

Bagian dalam kastil Hogwarts.

Lukisan-lukisan didalam kastil Hogwarts ini bisa bergerak dan berbicara persis seperti di film.

Di wahana ini kita akan diajak berpetualangan bersama Harry Potter menggunakan sapu terbang. Mulai dari bermain quidditch, lalu dikejar oleh sekumpulan dementor. Awalnya saya sempat takut-takut naik wahana ini karena kita bakal diajak terbang, secara saya takut ketinggian. Tapi setelah mencoba malah tidak seseram yang saya bayangkan. Pokoknya permainan ini seru abis dan mesti dicoba termasuk untuk mamak-mamak takut ketinggian kayak saya he..he..

Nyobain tongkat sihirnya he..he..

Sekolah sihir Hogwarts.

Mau foto berdua disini.

Selalu terganggu dengan orang yang lalu lalang he..he..

Hogsmeade.

Happy banget sampai sini.

Desa sihir.

Atraksi show di kawasan Harry Potter.
 
Beruntung terus deh kalau foto pasti sepi.
Sehabis naik ride nya.

Done naik ride Harry Potter and The Forbidden Journey.

Puas banget rasanya setelah bermain di wahana Harry Potter and The Forbidden Journey. Selanjutnya kami mengitari kawasan The Wizarding World of Harry Potter. Disini kami sempat masuk ke beberapa toko yang ada di area Hogsmeade salah satunya melihat atraksi di Ollivanders, toko tongkat sihirnya. Kami juga mencoba Butterbeer minuman kesukaan Harry dkk. Intinya kita puas-puasin mengitari area ini dan mengambil foto sebanyak-banyaknya. Sebenarnya masih ada satu wahana lagi yang belum kami coba disini yaitu Flight of The Hippogriff (roller coaster mini), tapi melihat antriannya yang cukup panjang, kami skip aja dulu. Rencananya nanti malam kami bakal balik kesini buat coba wahananya lagi.

Ollivanders.

Pilih-pilih tongkat sihir.

Spot foto tanpa terganggu sama orang-orang he..he..

Akhirnya bisa foto  berdua berlatar kastil Hogwarts.

Ga terganggu dengan orang yang lalu lalang.

Bagian belakang Hogsmeade.

Hogsmeade.
Wanted.

Antri beli butterbeer.

Suasana di kawasan Harry Potter siang itu.

Beli Butterbeer.

Cheers.

Ini minuman tanpa alkohol ya.

Lawaknya si Abang.

Enak lho ini.

Kereta api Hogwarts Express.

Dari The Wizarding World of Harry Potter kami lalu menuju wahana Jaws. Untuk menghindari antrian yang panjang kami memanfaatkan fasilitas single rider yang ada di wahana ini. Single rider adalah antrian khusus yang digunakan untuk melengkapi jumlah orang dalam satu wahana. Biasanya dari antrian ini diambil 1 atau 2 orang mengisi kekosongan dalam 1 ride yang tidak penuh dari kelompok antrian normal. Resikonya kita akan naik wahana ini sendirian atau terpisah dengan partner/group kita. Buat saya tidak masalah terpisah dengan Bang Tomi untuk wahana ini, karena wahananya ga serem he..he.. Daripada buang waktu dan tenaga antri panjang.

Menuju wahana Jaws.

Alhamdulillah saat naik kapal di wahana Jaws ini kami malah bisa naik berdua dalam satu kapal walau sama-sama antri di single rider. Karena pas giliran kami memang dibutuhkan 2 orang untuk memenuhi kapal, jadi ya bisa naik bareng he..he.. Di wahana ini kita akan merasakan diteror hiu besar sepanjang menyusuri sungai. Akting pengendara kapal yang kita tumpangi keren membuat kita benar-benar merasakan sedang dikejar-kejar hiu. Hanya saja semua bahasa yang digunakan bahasa Jepang. Nah ini kekurangan di USJ hampir semua wahana permainan menggunakan bahasa Jepang hiks..hiks..

Dalam kapal di Jaws.

Puas merasakan sensasi dikejar Hiu, kami lalu menuju wahana Waterworld. Sepanjang perjalanan menuju Waterworld kami melihat banyak orang yang memakan daging paha besar. Penasaran saya pun bertanya ke salah seorang pengunjung yang asyik menyantap jajanan tersebut. Ternyata itu adalah daging paha kalkun panggang (Turkey Leg). Stand penjual turkey leg ini berada di area Jurassic Park. Penasaran dan memang sudah lapar kami pun membeli 2 turkey leg ini. Harga satunya 800 yen. Saat kami membeli turkey leg ini kami sempat ketemu beberapa baby dinosaurus yang sedang jalan-jalan. Porsi turkey leg ini memang jumbo, makan 1 aja sudah sangat kenyang dibuatnya. Cuma rasanya kurang nendang, untung kami bawa saus sambal di tas, jadi ketolong rasanya dengan saus sambal abc he..he.. Jajanan ini bisa dijadikan alternatif makan siang selama di USJ, selain terjangkau jajanan ini juga mengenyangkan dan bisa dimakan selagi antri masuk wahana. Kami menghabiskan turkey leg ini selagi nunggu theater show Waterworld-nya buka.

Turkey Leg.

Gerbang water world.

Baby dino.

Dino lagi jalan-jalan.

Antusias anak-anak yang melihat.

Di theater show Waterworld kami menonton atraksi stuntman yang keren. Disini kita bakal melihat atraksi orang, disertai api, air dan efek ledakan yang memukau. Belum lagi para pemain di atraksi ini sangat atraktif dan berinteraksi sangat baik dengan penonton. 20 menit menonton atraksi ini tanpa bosan sedikit pun. Tips untuk nonton theater show di Waterworld adalah jangan duduk diarea paling depan/bawah karena pasti bakal basah jika duduk diarea tersebut. Amannya duduk di bagian tengah atas saja.

Water world show.

Pemain berusaha menyemprotkan air ke pengunjung.

Yel-yel.

Pertunjukan dimulai.

Atraksi yang keren.

Ga bosan nonton show nya.

Dari Waterworld kami lalu ke area San Fransisco, tapi sayang wahana diarea ini sedang ditutup. Kami lanjut ke area New York. Tapi sebelum tiba di area New York saya sempatin beli pop corn dulu. Beli pop corn ini karena naksir berat sama kotaknya yang berbentuk karakter minion. Oya untuk membeli pop corn ini sebaiknya cek dulu rasa pop corn yang dijual di stand-stand pop corn ini karena setiap stand pop corn menjual rasa pop corn yang berbeda. Ada yang asin, caramel, choco banana (coklat pisang) dll. Saya sempat coba yang asin kurang enak, akhirnya beli pop corn yang rasa choco banana, endes deh rasanya unik antara coklat dan pisang. Karakter minion yang saya pilih adalah Bob, soalnya karakter Bob ini paling lucu dan memegang boneka coklat kecil. Harga pop corn dengan karakter Minion ini cukup mahal yaitu 3300 yen. Tapi buat yang suka karakter ini pasti rela deh ngeluarin duit segitu, apalagi nanti tempatnya bisa jadi pajangan dirumah. Belum lagi kita bisa refil pop corn nya jika habis.
Studio Information yang menunjukkan lama antrian tiap wahana.
 
Flying Dinosaurus.

Stand Pop Corn Choco Banana.

Terminator.

Senangnya sehabis beli Pop Corn.

Langsung digantung Bob nya didada he..he..

Di area New York kami mencoba wahana The Amazing Adventures of Spider Man dan Terminator 2 - 3D. Untuk The Amazing Adventures of Spider Man kami lagi-lagi memanfaatkan fasilitas single rider untuk menghindari antrian yang panjang. Sukses antri cuma 15-20 menit saja. Tapi sayang naik wahana ini kami terpisah kereta he..he.. Tapi gpp yang penting bisa naik ride tanpa antri panjang. Wahana ini juga sangat saya rekomendasikan hampir mirip dengan wahana Harry Potter and The Forbidden Journey, disini kita akan diajak mengikuti pertualangan Spider Man melawan musuh-musuhnya. Efek 4K3D nya juga keren. Sedangkan untuk wahana Terminator 2 - 3D, sukses membuat saya tertidur. Karena membosankan dan semua cerita menggunakan bahasa Jepang he..he.. Asli ga da seru-serunya.
 
Wahana spiderman.

Menuju kawasan New York.

My Superhero.

Kawasan New York.

Sore itu mulai mendung.

America style.

Jangan lupa foto disini.

Suasana yang menyenangkan.

Eh kamu lagi.

Peta dibelakangnya Indonesia dong.

Selanjutnya kami ke area Hollywood. Disini terdapat 2 roller coaster besar yaitu Hollywood dream dan Hollywood dream backdrop. Tidak ada satu pun dari 2 roller coaster ini yang berani saya naiki he..he.. Bang Tomi sebenarnya suka naik roller coaster ekstrim kayak gini, tapi entah kenapa kemaren dia pun enggan naik he..he.. Disini kami menonton show di salah satu theater 3D. Selain itu kami juga masuk ke toko-toko souvenir yang ada di area ini.

Suasana di toko souvenir USJ.

Yuk dipilih-dipilih.

Toko souvenir USJ.
 
Tidak terasa langit sudah mulai gelap. Puas mengitari area Hollywood kami lalu memutuskan untuk kembali ke area The Wizarding World of Harry Potter. Rencananya mau naik wahana yang ada disana lagi. Tapi sayang hujan turun, jadinya kami skip naik wahana Flight of the Hippogriff karena wahana ini outdoor. Kami lalu langsung ke kastil Hogwarts untuk naik ride Harry Potter and the Forbidden Journey. Dan kalau malam gini antrian untuk ride ini bisa dikatakan tidak ada. Jadi kami datang langsung masuk kastil dan naik wahananya. Super duper puas. Bisa naik wahana ini 2 kali he..he..

Ga terasa uda malam aja.

Balik lagi ke Hogsmeade.

Hogwarts malam hari.

Hogsmeade malam hari.

Hogwarts Express.

Kereta api Hogwarts.

Saatnya balik ke Hostel.

Sebelum keluar dari USJ saya sempatkan dulu ke area khusus untuk anak-anak yaitu area Wonderland. Tapi hujan tidak juga reda akhirnya kami putuskan untuk menyudahi pertualangan kami di USJ dan kembali ke hostel untuk mengambil koper.

Kawasan khusus anak-anak di USJ.

Hujan bikin kita semua mau pulang.

Bersiap keluar dari USJ.

Si bola dunia USJ.

Dari pengalaman kami diatas ada beberapa tips dan trik yang bisa saya berikan untuk teman-teman mau berkunjung ke USJ yaitu : 
  1. Cek prakiraan jumlah pengunjung USJ di website http://www15.plala.or.jp/gcap/usj/. Pilih tanggal dengan warna kuning sampai putih, hindari tanggal yang berwarna hitam, merah tua atau merah.
  2. Biasanya pertengahan minggu lebih sepi dari pada weekend ataupun awal minggu.  
  3. Beli tiket masuk USJ sebelumnya, hindari membeli tiket pada saat hari H, untuk menghindari antrian pembelian tiket. Bisa beli saat di Indonesia (JTB) atau beli di mesin tiket yang ada di mini market Lawson seperti saya. 
  4. Hindari datang saat jam buka USJ, lebih baik datang 30menit atau 1 jam setelah jam buka USJ. Untuk menghindari antrian panjang dipintu masuk.
  5. Siapkan waktu seharian untuk puas bermain di USJ. 
  6. Bawa botol minum dan makanan didalam tas, berupa roti, snack keripik dan onigiri untuk menghindari biaya makan yang mahal di USJ. Hindari membawa bekal makanan berupa nasi kotak atau bento karena kalau ada pemeriksaan, makanan seperti ini biasanya tidak diperbolehkan masuk. Untuk minum, banyak terdapat tap water jadi botol minum bisa diisi ulang. 
  7. Jangan lupa ambil peta USJ berbahasa Inggris ketika masuk USJ. Sangat diperlukan untuk mengetahui keseluruhan area dan wahana yang ada disini. 
  8. Ketika tiba di USJ segeralah masuk ke area The Wizarding World of Harry Potter karena area ini adalah area paling populer saat ini. Jika diberlakukan nomor antrian untuk masuk area ini segera ambil nomor antrian ditempatnya. 
  9. Setelah masuk area The Wizarding World of Harry Potter cek antrian naik wahananya. Jika tidak terlalu panjang langsung saja antri wahana ini terutama Harry Potter and the Forbidden Journey. Kalau antrian terlalu panjang, skip saja terlebih dahulu dan kembali lagi malam hari saat antrian sudah tidak ada untuk naik wahana ini. Siang hari di area ini manfaatkan untuk mengambil foto sebanyak-banyaknya. 
  10. Gunakan fasilitas single rider untuk menghindari antrian yang panjang. Ada beberapa wahana yang menyediakan fasilitas ini. Infonya bisa dilihat di peta USJ atau bertanya pada petugas didepan Wahana. 
  11. Membeli cemilan Turkey Leg sebagai ganti makan siang karena bisa dimakan sambil antri masuk wahana. Menghemat waktu dan harganya cukup terjangkau. 
  12. Setiap membeli pop corn sebaiknya tanya dulu rasa pop corn yang dijual di stand tersebut. Jangan malu untuk meminta tester pop cornnya. Kalau dapat pelayan yang baik mereka mau memberikan tester pop corn nya untuk kita coba. 
  13. Terakhir siapkan sepatu dan baju yang nyaman selama di USJ. Kalau ada kemungkinan basah, siapkan juga baju ganti didalam tas.

Saat tiba di Hostel Zoo, suasana cukup sepi. Bang Tomi lalu bertanya apakah kami boleh memakai kamar mandi hostel untuk mandi. Alhamdulillah resepsionisnya memperbolehkan kami, malah kami pun boleh meminjam handuk hostel untuk mandi. Jadinya kita berdua pun mandi dikamar mandi hostel. Rencananya malam ini kami berdua akan menginap di bandara Kansai, karena besok pagi akan terbang ke KL dari bandara Kansai. Biar tidak buru-buru besok pagi dari hostel kami memang biasanya lebih memilih menginap di bandara saja. Selain itu bisa ngirit biaya penginapan satu malam he..he..

Saat mau mandi saya ketemu ibu resepsionis yang melayani saya kemaren saat datang ke hostel ini. Saya lalu bertanya nama dan sejarah ibu ini bisa berbahasa melayu. Ternyata ibu ini pernah tinggal lama di Penang Malaysia dia dulu adalah pelatih scuba diving disana. Makanya cukup lancar berbahasa melayu. Lalu ibu itu juga belajar tentang Islam terutama makanan halal, tapi ibu ini belum muslim. Wah saya benar-benar senang bisa berkenalan dengan ibu ramah dan baik hati ini. Nanti jika saya berkesempatan ke Osaka lagi pasti hostel Zoo menjadi pilihan tempat menginap saya.

Ibu resepsionis Hostel Zoo yang bisa berbahasa Melayu.

Selesai mandi dan bersih-bersih kami pun pamit dari Hostel Zoo dan jalan kaki menuju stasiun Shin-Imamiya. Dari stasiun Shin-Imamiya ini tinggal naik kereta JR ke Kansai Airport tanpa perlu transit dan ganti kereta lagi. Seluruh transportasi kami hari ini dicover oleh JR Pass jadi gratis. Sekitar jam 11 malam kami sampai di Kansai Airport dan bersiap beristirahat di salah satu sudut bandara ini. Next saya bakal cerita penerbangan kami kembali ke KL keesokan harinya. Terus ikuti ya dan semoga bermanfaat.




Pengalaman Hunting Aurora Yang Sangat Berkesan di Tromso Untuk Kedua Kalinya.

  Hai Miss Aurora. Kalian uda baca pengalaman hunting aurora saya pertama kalinya di Tromso belum? Kalau belum silakan baca disini ya. Soal...